kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.028,69   2,36   0.23%
  • EMAS974.000 -0,10%
  • RD.SAHAM -0.27%
  • RD.CAMPURAN 0.00%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.09%

Sudah 100 juta penduduk Indonesia telah disuntik vaksin Covid-19 dosis lengkap


Rabu, 08 Desember 2021 / 22:35 WIB
Sudah 100 juta penduduk Indonesia telah disuntik vaksin Covid-19 dosis lengkap
ILUSTRASI. Warga antre saat vaksinasi COVID-19 massal yang digelar Polres Kerinci di Bedeng Delapan, Kayu Aro Barat, Kerinci, Jambi,


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Hingga Selasa (7/12/) sebanyak lebih dari 100 juta penduduk Indonesia telah mendapatkan dosis lengkap atau dua dosis vaksinasi Covid-19.

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), hingga tanggal 7 Desember 2021 pukul 18.00 WIB sebanyak 100,03 juta orang telah menerima vaksinasi dosis 1 dan dosis 2 atau mencapai 49 persen dari total sasaran 208,2 juta orang yang harus divaksinasi Covid-19.

Berdasarkan rangkuman dari Our World in Data pada 6 Desember 2021, Indonesia menduduki peringkat ke-5 negara dengan jumlah terbanyak vaksinasi Covid-19 dosis lengkap setelah China, India, Amerika Serikat, dan Brazil.

Kemenkes telah menargetkan vaksinasi lengkap untuk 208,2 juta warga akan dicapai di Maret atau April tahun depan.

Sedangkan untuk penyuntikan dosis pertama sudah mencakup lebih dari 143 juta warga atau 70 persen dari target 208,2 juta yang harus dicapai di akhir Januari tahun depan.

Baca Juga: Perusahaan pengiriman kargo kirim vaksin Covid-19 ke lebih 20 provinsi di Indonesia

Vaksinasi dosis lengkap menjadi syarat perjalanan dari dan ke Indonesia. Indonesia termasuk negara dengan kategori Level 1 yang merupakan kategori rendah.

Pelaku perjalanan yang ingin berkunjung ke Indonesia direkomendasikan tetap harus sudah divaksinasi dosis lengkap sebelum bepergian.

Capaian vaksinasi tersebut dicapai berkat usaha optimal dan gotong royong dengan semua pihak terutama TNI/Polri, pemerintah daerah, BUMN, organisasi keagamaan dan sosial, dan pihak swasta yang turut membantu.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pihaknya terus berupaya meningkatkan percepatan vaksinasi dengan menggandeng berbagai elemen masyarakat.

Selain membuka vaksinasi massal, Kemenkes juga telah mengeluarkan surat edaran yang menginstruksikan seluruh pos pelayanan vaksinasi, Unit Pelaksana Teknis di bawah Kemenkes, seperti Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), rumah sakit vertikal, politeknik kesehatan di seluruh Indonesia untuk melakukan vaksinasi kepada semua target sasaran tanpa memandang domisili atau tempat tinggal pada KTP.

Baca Juga: Meski ada varian Omicron, kepercayaan konsumen tak akan merosot ke zona pesimistis

“Vaksinasi menjadi salah satu upaya penting dalam mengurangi laju penyebaran virus sehingga mengurangi lonjakan kasus dan membawa kita keluar dari pandemi. Capaian vaksinasi kita tak lepas dari modal sosial masyarakat Indonesia yang tinggi dengan saling bahu-membahu berpartisipasi dalam menyelenggarakan kegiatan vaksinasi,” kata Menkes, di Jakarta, Rabu (8/12).

Pemerintah juga terus mengupayakan ketersediaan vaksin baik lewat skema multilateral maupun bilateral demi mencukupi stok yang ada saat ini dan menjaga laju vaksinasi sesuai dengan stok vaksin yang ada.

Seluruh masyarakat Indonesia diminta untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya dan tidak memilih-milih vaksin karena semua jenis vaksin manfaatnya sama. Dengan vaksinasi dan pelaksanaan protokol kesehatan yang ketat akan semakin banyak dan semakin cepat masyarakat terlindungi dari Covid-19.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Digital Marketing in New Normal Era Data Analysis with Excel Pivot Table

[X]
×