kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Strategi Dirjen Pajak baru genjot NPWP


Selasa, 01 Maret 2016 / 16:30 WIB
Strategi Dirjen Pajak baru genjot NPWP


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Ken Dwijugiasetiadi berjanji untuk langsung bekerja keras setelah dilantik menjadi Direktur Jendereal Pajak hari ini, Selasa (1/3). Ia klaim sudah siapkan berbagai langkah agar tugasnya mendorong penerimaan pajak tercapai.

Langkah itu diantaranya dengan fokus pada ekstensifikasi, atau menambah jumlah wajib pajak (WP) terutama orang pribadi. Apalagi, saat ini penduduk Indonesia memiliki jumlah kelas menengah yang cukup banyak.

Menurut hitungannya, jumlah kelas menengah sebanyak 129 juta jiwa saat ini, merupakan potensi dari upaya ekstensifikasi. Namun yang memiliki Nomor Pokok Wajib pajak (NPWP) baru sekitar 27 juta jiwa. "Selisihnya menjadi tugas saya agar memiliki NPWP," kata Ken, Selasa (29/3) di Jakarta.

Caranya, dengan mempermudah masyarakat memperoleh NPWP. Untuk itu pihaknya sudah mulai merintis pembuatan NPWP melalui aplikasi khusus. Jika sudah terdaftar, mereka akan didata dalam aplikasi geo tagging.

Dengan aplikasi ini mereka akan mendapatkan surat himbauan untuk membayar kewajibannya. Sayang, Ken tidak menyebutkan berapa potensi penambahan WP dari kelas menengah yang belum tersentuh pajak itu.

Ken juga mengakui, kalau dirinya berharap masyarakat dan semua pihak untuk bisa membantu DJP dalam meningkatkan kepatuhan. Menurutnya tanpa gotong royong hal itu sulit tercapai.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×