kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Stimulus ekonomi jilid I dan 2 dinilai tak ampuh tangkal dampak wabah corona


Rabu, 18 Maret 2020 / 10:25 WIB
ILUSTRASI. Pameran Manufaktur: Suasana Pameran Manufacturing Indonesia 2019 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (4/12). Pameran yang digelar dari 4 Desember 2019 - 7 Desember 2019 ini diikuti oleh 1.500 peserta dari 39 negara seperti Jepang, Amerika Serikat, B


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Institute for Development of Economic and Finance (Indef) menilai stimulus jilid 1 dan 2 yang terdiri dari paket kebijakan fiskal dan non-fiskal dinilai tidak mampan.

Indef menilai, paket paket ini tidak mampu menangkal dampak dari virus corona terhadap perekonomian.

Baca Juga: Tangkal Efek Pandemi Corona, BI Diperkirakan Memangkas Suku Bunga Lagi

Ekonom Indef Bhima Yudhistira menyampaikan terkait dengan stimulus pajak penghasilan (PPh) Pasal 21 yang hanya diberikan ke sektor industri manufaktur selama enam bulan dinilai tidak efektif.

Padahal, sepengetahuan Bhima tidak hanya industri manufaktur yang terkena dampak virus corona tapi juga sektor lain seperti pariwisata, perdagangan, logistik, hingga pertanian.

Baca Juga: Emas spot perkasa menanti realisasi kebijakan The Fed dan pemerintah AS




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×