kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Sri Mulyani waspadai deflasi Agustus


Kamis, 01 September 2016 / 21:41 WIB
Sri Mulyani waspadai deflasi Agustus


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Penurunan harga yang terjadi pada bulan Agustus 2016 ini ternyata tidak membuat pemerintah puas. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengaku ada sinyal yang harus diwaspadai dari kondisi deflasi itu.

Seperti diketahui, Badan Pusat Statitsik (BPS) hari ini mengumumkan pada Agustus 2016 terjadi deflasi sebesar 0,02%.

"Ada tone waspada, karena deflasi bukan karena harga turun, tapi permintaan yang melemah," kata Sri Mulyani, Kamis (1/9) di Jakarta.

Ia menilai, deflasi dipengaruhi karena dampak berakhirnya masa lebaran. Jika pada lebaran, banyak masyarakat yang mengeluarkan uangnya untuk konsumsi.

Saat ini, banyak masyarakat yang mulai kembali menahan mengurangi konsumsinya. Akibatnya, permintaan atas kebutuhan barang dan jasa juga turun. Nah, seperti hukum ekonomi, ketika permintaan turun maka terjadi penurunan harga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×