kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.021   8,00   0,05%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Sri Mulyani Sebut PDB Riil Indonesia Saat Ini Sudah Kembali ke Level Pra Covid-19


Jumat, 28 Januari 2022 / 13:27 WIB
ILUSTRASI. Sri Mulyani Sebut PDB Riil Indonesia Saat Ini Sudah Kembali ke Level Pra Covid-19


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Pemerintah mengungkapkan, Produk Domestik Bruto (PDB) Riil Indonesia pada tahun 2021 sudah kembali ke level pra Covid-19. 

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, ini ditunjukkan dari Indeks PDB Riil Indonesia pada tahun 2021 yang berada di level 101,1. 

“Kita sudah mencapai PDB pra Covid-19 level, yaitu di 101,1 atau di atas 100. Patokannya, kondisi pra Covid-19 itu ada di 100. Karena kita sudah di atas 100, jadi kiat sudah kembali,” tutur Sri Mulyani kepada Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Kamis (27/1). 

Tentu ini merupakan kabar baik. Pasalnya, Indonesia adalah salah satu dari segelintir negara yang berhasil mencatat PDB Riil kembali ke level pra Covid-19, bahkan di tengah pandemi yang sedang berlangsung. 

Baca Juga: Utang Indonesia Melonjak 10,8% Akibat Pandemi Covid-19

Selain Indonesia, ada juga negara Brasil dengan indeks PDB Riil pada 2021 di level 100,5, kemudian negara Rusia dengan PDB Riil di 101,1, kemudian Vietnam di 104,9, dan China di 110,5.

Sedangkan negara-negara sebaya yang masih mencatatkan PDB Riil di bawah level pra Covid-19, antara lain India dengan indeks 98,7, Afrika Selatan 98,0, Arab Saudi 97,7, Myanmar 96,4, Meksiko 96,3, Thailand 94,4, dan Filipina 94,3. 

Ini juga membuktikan, bahwa stimulus yang besar di beberapa negara berkembang lain belum mampu mendorong perekonomian kembali ke level pra pandemi. 

Lebih lanjut, Sri Mulyani bilang capaian pertumbuhan ekonomi tersebut didukung oleh defisit fiskal yang relatif terkendali dibandingkan negara-negara sebaya. 

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Taiwan Tahun 2021 Diperkirakan Bisa Tembus 6%

Akumulasi Defisit Indonesia pada tahun 2020 hingga 2021 berada di level 10,8% Produk Domestik Bruto (PDB) atau termasuk lebih rendah bila dibandingkan India yang sebesar 24,0% PDB, Brazil 19,5% PDB, dan Arab Saudi yang mencapai 19,3% PDB. 

Selain itu, Indonesia juga bisa menjaga tingkat utang pada level yang moderat yaitu di 10,8% PDB, atau lebih rendah dari beberapa negara sebaya lainnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×