kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Sri Mulyani pantau rencana kebijakan Trump


Jumat, 13 Januari 2017 / 20:35 WIB
Sri Mulyani pantau rencana kebijakan Trump


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku, pemerintah akan memantau perkembangan ekonomi global, termasuk dampak dari pernyataan Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk menciptakan lapangan pekerjaan di AS.

Dalam pidatonya saat konferensi pers di Trump Tower, New York pada Rabu (11/1) waktu setempat, Trump kembali menegaskan komitmennya untuk menciptakan lapangan kerja di AS. Trump pun bahkan menyatakan bahwa dirinya akan menjadi pencipta lapangan kerja terbesar yang pernah ada dan menjamin bahwa dirinya akan bekerja amat keras untuk menciptakan lapangan kerja di AS.

Menurut Sri Mulyani, jika kebijakan fiskal AS lebih ekspansif dan pertumbuhan ekonomi AS positif tentu akan berdampak pada ekonomi global. Namun demikian menurutnya, jika di sisi lain Trump akan mengombinasikan kebijakannya tersebut dengan kebijakan lainnya yang memproteksi AS, misalnya pembatasan perdagangan, maka akan menimbulkan dampak negatif terhadap kondisi global.

"Jadi lihat bagaimana net effect-nya lah di antara dua sisi kebijakannya pemerintah AS," kata Sri Mulyani saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jumat (13/1).

Menurut Sri Mulyani, pesan dari rencana Trump tersebut, yaitu kebijakan moneter AS nantinya akan menetralisasi seluruh instrumen fiskal untuk pertumbuhan ekonomi domestiknya yang lebih ekspansif.

Indonesia sendiri lanjut dia, perlu mengantisipasi kebijakan moneter AS tersebut. "Kalo growth-nya (AS) positif tetapi dari monetary policy dan dari sisi trade policy-nya negatif maka nett effect-nya ke dunia juga akan kami lihat," tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×