kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.050   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.328   49,47   0,94%
  • KOMPAS100 686   6,42   0,94%
  • LQ45 536   5,41   1,02%
  • ISSI 181   1,90   1,06%
  • IDX30 301   3,09   1,04%
  • IDXHIDIV20 393   4,01   1,03%
  • IDX80 79   0,89   1,14%
  • IDXV30 109   1,50   1,39%
  • IDXQ30 99   1,11   1,13%

Sri Mulyani: Indonesia Bertekad Lakukan Tindakan Nyata Terkait Perubahan Iklim


Senin, 20 Februari 2023 / 10:11 WIB
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani.


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indonesia bertekad melakukan tindakan nyata dalam mengatasi perubahan iklim. Adapun perubahan iklim akan berpotensi membawa dampak negatif ke depannya.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan Indonesia tidak merasa mengikuti perintah atau aturan yang dibuat oleh negara maju untuk mengatasi perubahan iklim.

"Sebab, kami memiliki tanggung jawab dalam hal itu," kata Sri Mulyani dia saat sesi diskusi di Munich Security Conference 2023, Jumat (17/2).

Menurut Sri Mulyani, negara kaya dan maju memiliki semua tanggung jawab terkait perubahan iklim. Oleh karena itu, isu tersebut yang selalu didiskusikan dalam Conference of The Parties (COP).

Dia berpendapat pada akhirnya setiap negara akan membuat keputusan terkait hal yang seharusnya dilakukan dalam menghadapi perubahan iklim.

Baca Juga: Sri Mulyani Tegaskan Automatic Adjutsment Tak Ganggu Pencapaian Target K/L

Mungkin pilihannya bisa saja terus menyalahkan dan berhenti di level tersebut karena tidak adanya mekanisme penegakan hukum yang tepat dalam kasus perubahan iklim.

"Jadi, perlu adanya suatu kesepakatan dalam konsensus yang terus dibangun. Terkait itu, saya berpendapat KOP menjadi pertemuan penting," ujarnya.

Sri Mulyani menegaskan Indonesia sampai saat ini memilih untuk melakukan tindakan yang diyakini akan berdampak baik terhadap negara. Dia mencontohkan jika permukaan laut naik kemungkinan akan menyebabkan banyak dampak negatif yang akan terjadi, termasuk soal biaya, infrastruktur, hingga populasi.

Oleh karena itu, Indonesia bertekad meningkatkan kontribusinya untuk mengurangi dampak perubahan iklim. Sri Mulyani menilai jika Indonesia mendapatkan dukungan internasional secara berkelanjutan dan tindakan nyata, kemungkinan dampak perubahan iklim bisa berkurang dengan optimal.

"Dengan demikian, Indonesia ingin terus memberikan tindakan nyata, tak hanya sekadar retorika," pungkas Sri Mulyani.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×