kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Sri Mulyani beberkan sejumlah strategi pemerintah untuk genjot industri pariwisata


Selasa, 25 Februari 2020 / 18:07 WIB
ILUSTRASI. Wisatawan menanti matahari terbit di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah (27/9/2019).


Reporter: | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah menyiapkan stimulus dalam rangka mendorong sektor pariwisata. Stimulus tersebut berasal dari berbagai skema yang telah diputuskan oleh pemerintah. Pertama menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Kita berikan tambahan anggaran Rp 298,5 miliar untuk insentif airline dan travel agent di dalam rangka datangkan wisatawan asing ke dalam negeri," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani usai rapat terbatas di Kantor Presiden, Selasa (25/2).

Baca Juga: Pemerintah gelontorkan Rp 10 triliun untuk selamatkan ekonomi dari efek corona

Selain itu, suntikan APBN juga diberikan untuk wisatawan daerah. Sebanyak Rp 443,39 miliar insentif disiapkan untuk menggenjot pariwisata 10 destinasi yang ditetapkan.

Insentif tersebut berupa diskon 30% potongan harga tiket untuk 25% seat per pesawat. Sementara 10 destinasi wisata yang ditetapkan adalah Danau Toba, DI Yogyakarta, Malang, Manado, Bali, Mandalika, Labuan Bajo, Bangka Belitung, Batam, dan Bintan.

Baca Juga: Bursa Saham Menuju Keseimbangan Baru




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×