kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.108   11,00   0,06%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Sofyan: DPR harus selesaikan masalah rumah tangga


Selasa, 25 November 2014 / 15:13 WIB
ILUSTRASI. Rekomendasi Teknikal Saham: ACES, MNCN, dan CTRA, Untuk Perdagangan Jumat (9/6)


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) melarang menteri kabinet kerja untuk sementara menghadiri rapat dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Apabila DPR sudah bersatu maka pemerintah akan menghadiri undangan DPR.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil mengatakan, tindakan Jokowi tersebut bukan melarang. "Tetapi bagaimana kita berikan kesempatan kepada DPR untuk menyelesaikan dulu masalah rumah tangga, yaitu adanya dualisme yang mereka sedang selesaikan," ujarnya, Selasa (25/11).

Sekedar gambaran saja, Jokowi menjelaskan pemerintah tidak ingin keliru jika datang pada rapat DPR pada saat masih ada polemik di lembaga tersebut. Perdamaian antara kubu Koalisi Merah Putih dan Koalisi Indonesia Hebat masih berproses dengan merevisi UU No 17/2014 tentang MD3. Kalau persoalan di sana sudah rampung, maka pemerintah akan menghadiri undangan rapat di Senayan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×