kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.944   -29,00   -0,16%
  • IDX 5.999   115,16   1,96%
  • KOMPAS100 778   14,20   1,86%
  • LQ45 588   9,58   1,66%
  • ISSI 208   4,74   2,33%
  • IDX30 333   5,83   1,78%
  • IDXHIDIV20 409   6,49   1,62%
  • IDX80 88   1,57   1,82%
  • IDXV30 111   2,39   2,20%
  • IDXQ30 107   1,91   1,82%

Soal penambahan kuota haji, ini jawaban Dubes Arab Saudi


Senin, 27 Januari 2020 / 13:59 WIB
Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Esam A. Abid Althagafi usai bertemu dengan Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Senin (27/1).


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Esam A. Abid Althagafi buka suara tentang penambahan kuota haji untuk Indonesia. Dia mengatakan, penambahan kuota haji memiliki berbagai pertimbangan, salah satunya terkait perluasan area di berbagai wilayah di Arab Saudi.

Menurut Esam, sebelum menambah kuota haji, pemerintah Arab Saudi harus memperhatikan keselamatan dan kenyamanan jemaah tersebut. Menurutnya, ada berbagai daerah yang areanya terbatas sehingga harus diperluas terlebih dahulu.

"Ada beberapa area seperti Arafah dan Mina yang areanya sangat terbatas, sehingga penambahan kuota seperti ini harus menunggu selesainya proyek besar dalam hal perluasan area. Sehingga apabila itu sudah selesai, kami bisa tambahkan lagi jumlah orang yang kami layani," ujar Esam, Senin (27/1).

Baca Juga: Arab Saudi tertarik investasi di ibu kota negara baru

Esam mengakui, pihaknya sempat membahas terkait peningkatan pelayanan Arab Saudi terhadap jemaah haji dan umrah dalam pertemuannya dengan Wakil Presiden Indonesia  Ma'ruf Amin hari ini. Namun, dia mengaku tidak ada pembahasan terkait penambahan kuota haji. Dia menerangkan, pembahasan terkait penambahan kuota haji harus dibahas di level pemerintah tertinggi yakni Presiden Joko Widodo dan Raja Arab Saudi Salman Bin Abdulaziz.

Sejauh ini, Esam juga mengatakan kuota haji untuk Indonesia di tahun ini masih sama seperti tahun lalu, atau sekitar 230.000 jemaah. Namun, dia memastikan pihaknya akan memberikan peningkatan layanan.

"Kami sebagai tuan rumah bagi para jemaah haji berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah haji, termasuk jemaah hajji dari Indonesia," kata Esam.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×