CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.010,74   -8,25   -0.81%
  • EMAS994.000 0,20%
  • RD.SAHAM -0.20%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.12%

Sistem zonasi sekolah bikin 3,2 juta penduduk pindah antar-provinsi di semester I


Rabu, 07 Juli 2021 / 08:03 WIB
Sistem zonasi sekolah bikin 3,2 juta penduduk pindah antar-provinsi di semester I
ILUSTRASI. Pergerakan penduduk yang berpindah dari satu provinsi ke provinsi yang lain begitu tinggi di semester I 2021.


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Data yang dihimpun pemerintah menunjukkan, pergerakan penduduk yang berpindah dari satu provinsi ke provinsi yang lain begitu tinggi di semester I 2021.

Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Zudan Arif Fakrulloh menyebut perpindahan itu mencapai 3,2 juta orang. Artinya, rata-rata tiap bulannya penduduk yang berpindah sebanyak 500.000 orang.

"Ada fakta yang sangat menarik bahwa penduduk kita, itu memiliki dinamika yang sangat tinggi," ujarnya dalam Webinar virtual ABDI bertajuk Satu Data Indonesia, Selasa (6/7/2021).

Sementara di Juni tahun ini, perpindahan penduduk melonjak dibandingkan pada Mei 2021, yang mencapai 742.000 orang.

Baca Juga: PPDB zonasi Jakarta segera dimulai, begini pantauan KPAI hingga 24 Juni lalu

"Lebih menariknya lagi adalah di bulan Juni, tingkat perpindahan penduduknya sangat tinggi. Kalau di bulan Mei 421.000, di bulan Juni, penduduk kita yang berpindah 742.000," ujarnya.

Alasan perpindahan penduduk yang melonjak tersebut menurut Zudan, kemungkinan disebabkan anak sekolah yang menyesuaikan zonasi.

"Mungkin perpindahan ini kaitannya dengan anak sekolah yang masuk SMU terkait dengan zonasi terindikasi dengan perpindahan penduduk," katanya.

Baca Juga: PPDB DKI Jakarta 2021 bermasalah, Gubernur Anies turun tangan pastikan proses lancar

Sedangkan angka kelahiran, dalam enam bulan terakhir ini terjadi penambahan sebanyak 376.000 bayi yang baru lahir. Hal ini menurut dia, dicerminkan dengan pembuatan akta kelahiran.

"Kemungkinan, bayi yang baru lahir lebih besar karena ada akta kelahirannya belum dikeluarkan. Selama enam bulan, ada kurang lebih 619.000 angka kematian. Bisa jadi tingkat kematian lebih dari itu," jelas Zudan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sistem Zonasi Sekolah Sebabkan 3,2 Juta Penduduk Pindah Antar-Provinsi selama Semester I"
Penulis : Ade Miranti Karunia
Editor : Bambang P. Jatmiko

 

Selanjutnya: Sering anak-anak alami, berikut macam gangguan belajar

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×