kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Singapura bidik kawasan-kawasan industri Indonesia


Senin, 14 November 2016 / 15:50 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Singapura berkeinginan untuk meningkatkan kerjasama dengan Indonesia. Setidaknya, ada lima bidang yang ingin ditingkatkan.

Pertama, investasi. Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, usai bertemu dengan Presiden Jokowi di Semarang Senin (14/11) ini mengatakan, negaranya ingin meningkatkan investasi di kawasan Batam, Bintan, Karimun, serta kawasan lain di Indonesia.

"Termasuk di Kawasan Industri Kendal yang akan dibuka," katanya dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan Bey Machmudin, Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Senin (14/11).

Kedua, di bidang pariwisata. Singapura ingin agar jumlah arus wisatawan antar ke dua negara bisa ditingkatkan lagi.

Ketiga, peningkatan kerjasama di sektor energi. Singapura ingin ikut berkontribusi dalam pelaksanaan Program 35.000 megawatt yang dijalankan Presiden Jokowi.

Keempat, Singapura juga ingin peningkatan kerjasama dilakukan di bidang pencegahan terorisme.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×