kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.970   57,00   0,32%
  • IDX 5.695   52,25   0,93%
  • KOMPAS100 736   8,11   1,11%
  • LQ45 559   5,82   1,05%
  • ISSI 198   1,23   0,63%
  • IDX30 317   2,83   0,90%
  • IDXHIDIV20 390   1,18   0,30%
  • IDX80 84   0,89   1,08%
  • IDXV30 107   -0,04   -0,04%
  • IDXQ30 102   0,50   0,49%

Singapura bidik kawasan-kawasan industri Indonesia


Senin, 14 November 2016 / 15:50 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Singapura berkeinginan untuk meningkatkan kerjasama dengan Indonesia. Setidaknya, ada lima bidang yang ingin ditingkatkan.

Pertama, investasi. Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, usai bertemu dengan Presiden Jokowi di Semarang Senin (14/11) ini mengatakan, negaranya ingin meningkatkan investasi di kawasan Batam, Bintan, Karimun, serta kawasan lain di Indonesia.

"Termasuk di Kawasan Industri Kendal yang akan dibuka," katanya dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan Bey Machmudin, Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Senin (14/11).

Kedua, di bidang pariwisata. Singapura ingin agar jumlah arus wisatawan antar ke dua negara bisa ditingkatkan lagi.

Ketiga, peningkatan kerjasama di sektor energi. Singapura ingin ikut berkontribusi dalam pelaksanaan Program 35.000 megawatt yang dijalankan Presiden Jokowi.

Keempat, Singapura juga ingin peningkatan kerjasama dilakukan di bidang pencegahan terorisme.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×