kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Singapura bidik kawasan-kawasan industri Indonesia


Senin, 14 November 2016 / 15:50 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Singapura berkeinginan untuk meningkatkan kerjasama dengan Indonesia. Setidaknya, ada lima bidang yang ingin ditingkatkan.

Pertama, investasi. Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, usai bertemu dengan Presiden Jokowi di Semarang Senin (14/11) ini mengatakan, negaranya ingin meningkatkan investasi di kawasan Batam, Bintan, Karimun, serta kawasan lain di Indonesia.

"Termasuk di Kawasan Industri Kendal yang akan dibuka," katanya dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan Bey Machmudin, Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Senin (14/11).

Kedua, di bidang pariwisata. Singapura ingin agar jumlah arus wisatawan antar ke dua negara bisa ditingkatkan lagi.

Ketiga, peningkatan kerjasama di sektor energi. Singapura ingin ikut berkontribusi dalam pelaksanaan Program 35.000 megawatt yang dijalankan Presiden Jokowi.

Keempat, Singapura juga ingin peningkatan kerjasama dilakukan di bidang pencegahan terorisme.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×