kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Sinarmas mendapat fasilitas tax holiday?


Senin, 29 Juli 2013 / 17:22 WIB
ILUSTRASI. KFC Smart Family Deals edisi 5-6 Maret 2022 (dok/KFC)


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Teka-teki siapa yang mendapat fasilitas keringanan pajak dari Pemerintah sepertinya sudah terjawab. Menteri Koordinator Perekonomian (Menko Perekonomian) sudah mengusulkan Sinarmas Group mendapatkan fasilitas keringanan pajak alias tax holiday.  

Edi putra Irawadi, Deputi Menko Perekonomian Bidang Perdagangan dan Industri, Menko Perekonomian, bilang, Sinarmas Group telah diajukan mendapatkan keringanan pajak dalam melakukan investasi. "Ya, Sinarmas yang diajukan (mendapat keringanan pajak) ke Kemenkeu," kata Edi, minggu (28/7) kepada KONTAN.

Sementara itu, keputusan apakah Sinarmas mendapatkan fasilitas atau tidak, ditentukan berdasarkan kajian-kajian dari Kemenkeu. Diantara bahan kajiannya adalah; Apakah industri yang mendapatkan investasi merupakan industri pionir serta bisa menyerap tenaga kerja besar dan membawa teknologi baru.

Menteri Keuangan Chatib Basri bilang, belum mau mengungkapkan keputusan pembelian tax holiday kepada Sinarmas Group tersebut. "Itu masih di Badan Kebijakan Fiskal," singkatnya di Istana Negara, Jakarta kemarin (29/7).

Yang jelas kata Chatib, keputusan soal pemberian tax holiday menunggu keluarnya Peraturan Menteri Keuangan (PMK). 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×