kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.049.000   4.000   0,13%
  • USD/IDR 16.943   24,00   0,14%
  • IDX 7.711   133,47   1,76%
  • KOMPAS100 1.077   18,47   1,75%
  • LQ45 788   15,37   1,99%
  • ISSI 273   5,07   1,89%
  • IDX30 419   8,93   2,18%
  • IDXHIDIV20 515   13,10   2,61%
  • IDX80 121   2,06   1,73%
  • IDXV30 139   2,88   2,11%
  • IDXQ30 135   3,02   2,28%

Siap Jalankan Penangkapan Perikanan Terukur, Kadin Dorong Kerjasama Asing dan Lokal


Rabu, 22 Desember 2021 / 20:07 WIB
Siap Jalankan Penangkapan Perikanan Terukur, Kadin Dorong Kerjasama Asing dan Lokal
ILUSTRASI. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan menerapkan konsep penangkapan ikan terukur


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pelaku usaha siap menjalankan kebijakan penangkapan perikanan terukur tahun 2022.

Meski begitu pelaku usaha meminta pemerintah memastikan kerjasama antara investor asing dan lokal. Sehingga kebijakan tersebut tidak akan mematikan pelaku usaha lokal.

"Saya kira harus siap, yang perlu disyaratkan pemerintah adalah investor asing harus bekerjasama dengan investor lokal," ujar Wakil Ketua Umum Kadin bidang Kelautan dan Perikanan Joseph Pangalila saat dihubungi Kontan.co.id, Rabu (22/12).

Rencananya kebijakan tersebut akan mulai dilakukan pada tahun 2022 mendatang. Kebijakan yang membagi kuota bagi pelaku usaha, nelayan lokal, dam hobi itu akan mulai dilakukan bertahap di sejumlah wilayah.

Baca Juga: Menteri KP Dorong Pelaksanaan Penangkapan Terukur Mulai Tahun Depan

Sebelumnya Joseph menyambut baik rencana penetapan kebijakan tersebut. Kebijakan itu dinilai akan berdampak positif bagi investasi di sektor perikanan.

"Dengan penangkapan berdasarkan kuota, sumber ikan akan sustainable sehingga buat pengusaha, lebih mudah untuk menghitung pengembalian investasinya," ungkap Joseph

Sebagai informasi, sebelumnya Kementerian Kelautan dan Perikanan mendorong kebijakan perikanan terukur. Selain menjaga ekosistem laut, kebijakan tersebut juga akan meningkatkan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) karena harus dibayarkan di awal saat pemberian kuota.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×