Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Sebelumnya, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan bersama terhadap sejumlah target di Iran.
Juru bicara pemerintah Iran, Fatemeh Mohajerani, mengungkapkan bahwa hampir 30% korban tewas dalam serangan tersebut merupakan anak-anak.
“Sayangnya, hingga saat ini, hampir 30% dari korban tewas adalah anak-anak,” kata Mohajerani seperti dikutip stasiun televisi SNN pada Jumat (6/3/2026).
Yayasan Martir dan Urusan Veteran Iran melaporkan jumlah korban tewas akibat serangan tersebut telah meningkat menjadi 1.230 orang.
Selain korban jiwa, sekitar 3.090 bangunan tempat tinggal, 528 toko, dan 13 fasilitas medis—termasuk sembilan lokasi Bulan Sabit Merah Iran, juga terdampak.
Sebagai respons, Iran meluncurkan serangan balasan ke wilayah Israel serta sejumlah fasilitas militer Amerika Serikat di beberapa negara Teluk.
Tonton: Menkeu Bantah Ekonomi RI Melemah! Purbaya: Kita Tidak Resesi
Indonesia Siap Fasilitasi Diplomasi
Sejak awal eskalasi konflik, Indonesia menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi perundingan antara pihak-pihak yang berkonflik guna menciptakan kembali stabilitas keamanan di kawasan.
Sementara itu, tahap pertama evakuasi 32 WNI dari Iran telah dimulai pada Jumat (6/3/2026) melalui Azerbaijan dan dijadwalkan tiba di Indonesia dalam pekan ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













