kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Serangan Paris, JK minta keamanan diperketat


Sabtu, 14 November 2015 / 14:15 WIB
Serangan Paris, JK minta keamanan diperketat


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta aparat keamanan mengantisipasi kondisi keamanan nasional. Permintaan itu ia ungkapkan menyusul terjadinya teror di Paris, Perancis, Jumat (13/11) waktu setempat.

"Radikalisme jangan sampai terjadi, dengan upaya pendidikan, keamanan, dan intelijen yang baik," kata Kalla di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (14/11).

Selain dari sisi keamanan, kata Kalla, Indonesia juga perlu mengantisipasi gerakan radikal melalui pendidikan antiradikalisme.

Ia memastikan bahwa Pemerintah Indonesia mengutuk segala aksi radikalisme. Sejalan dengan itu, Kalla berharap Perancis dapat mengambil pelajaran dari Indonesia yang pernah mengalami beberapa serangan teror.

"Tentu setidak-tidaknya (beri) dukungan moril (untuk Perancis) karena Indonesia telah mengalami hal yang sama. Maka dari itu, tentu security harus diperketat," ungkap Kalla. (Indra Akuntono)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×