kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.924   13,00   0,07%
  • IDX 6.407   72,06   1,14%
  • KOMPAS100 845   9,82   1,18%
  • LQ45 637   4,83   0,76%
  • ISSI 221   3,15   1,45%
  • IDX30 359   2,23   0,63%
  • IDXHIDIV20 443   1,45   0,33%
  • IDX80 96   1,08   1,13%
  • IDXV30 120   0,70   0,59%
  • IDXQ30 115   0,46   0,41%

Selain padi, lahan food estate akan ditanami jeruk, bawang merah hingga budidaya


Kamis, 08 Oktober 2020 / 13:13 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo meninjau lahan yang akan dijadikan 'Food Estate' atau lumbung pangan baru di Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Kamis (9/7/2020).


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lahan lumbung pangan atau food estate di Kalimantan akan ditanami sejumlah tanaman pangan.

Selain lahan untuk padi seluas 168.000 hektare (ha) di Kalimantan Tengah, nantinya sejumlah tanaman lain seperti jeruk, kelapa, dan bawang merah akan ditanam di kawasan tersebut.

"Kita harapkan nanti hasil yang dihasilkan bukan hanya padi tetapi ada jeruk dan kelapa, ini yang kita harapkan plus bawang merah tadi," ujar Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat mengunjungi kawasan food estate, Kamis (8/10).

Selain tanaman tersebut, food estate juga akan ditanami dengan singkong. Rencananya Kementerian Pertahanan akan memimpin proyek penanaman singkong di food estate tersebut.

Baca Juga: Bakal kunjungi lahan food estate Kamis (8/10), istana bantah Jokowi kabur dari demo

Bukan hanya tanaman, keramba juga dikembangkan dalam food estate. Jokowi bilang, nantinya keramba tersebut digunakan untuk budidaya ikan serta peternakan bebek.

"Akan kita lihat mungkin nanti hasilnya dalam 3 bulan-4 bulan seperti apa," terang Jokowi.

Bila proyek food estate tersebut sukses maka akan dikembangkan ke wilayah lainnya. Nantinya model usaha pertanian yang terkombinasi dengan komoditas lainnya tersebut akan dikembangkan di wilayah lain dengan lahan per 1.000 ha.

Asal tahu saja, sebelumnya Jokowi meminta agar pengembangan food estate dilakukan dengan membangun sistem korporasi petani. Sehingga nantinya hasil produksi dapat terhubung dari hulu hingga hilir.

Selanjutnya: Jokowi tinjau lahan 30.000 ha food estate yang mulai digarap gunakan teknologi tinggi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×