kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.808   -20,00   -0,12%
  • IDX 8.111   78,76   0,98%
  • KOMPAS100 1.144   12,52   1,11%
  • LQ45 828   7,21   0,88%
  • ISSI 287   3,69   1,30%
  • IDX30 431   4,56   1,07%
  • IDXHIDIV20 516   3,58   0,70%
  • IDX80 128   1,36   1,07%
  • IDXV30 140   1,02   0,73%
  • IDXQ30 140   0,94   0,67%

Sekjen Gerindra curigai wacana pembekuan Petral


Jumat, 26 September 2014 / 22:41 WIB
Sekjen Gerindra curigai wacana pembekuan Petral
ILUSTRASI. Okra bisa menurunkan gula darah dan kolesterol tinggi.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Tim Transisi Jokowi-JK memiliki wacana untuk membubarkan anak usaha PT Pertamina (Persero), Pertamina Energy Trading Limited (Petral). Hal itu pun mendapat tanggapan dari koalisi merah putih.

Koalisi merah putih menilai pembubaran perusahaan yang bermarkas di Singapura itu sarat kepentingan politis. "Nah itu jangan sampai isu ini hanya dipakai untuk menumbuhkan skenario baru, atau jangan-jangan mafianya itu-itu juga. Masuk dari kantong kanan pindah ke kantong kiri," kata Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani, Jumat (26/9).

Muzani menilai mafia bisa muncul dimana saja. Dirinya pun menyarankan agar tim transisi Jokowi-JK mengkaji lebih dalam wacana pembubaran anak usaha dari Pertamina itu. "Cari cara yang lebih efektif dulu. Jangan sampai kalau akhirnya nanti menghilangkan (Petral), tapi menimbulkan beban yang baru," tuturnya.

Wacana pembubaran Petral terlontar dari pernyataan Deputi tim transisi, Hasto Kristianto. Ia mengatakan pihaknya berencana akan membubarkan anak perusahaan pertamina itu dalam pemerintah periode selanjutnya. Alasannya, karena ada informasi yang mengaitkan anak usaha perusahaan pelat merah sektor energi ini jadi sarang mafia migas. (M Zulfikar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×