kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.038   30,00   0,17%
  • IDX 6.281   46,21   0,74%
  • KOMPAS100 824   5,75   0,70%
  • LQ45 628   4,41   0,71%
  • ISSI 217   1,19   0,55%
  • IDX30 353   2,84   0,81%
  • IDXHIDIV20 433   2,33   0,54%
  • IDX80 94   0,58   0,62%
  • IDXV30 119   0,56   0,47%
  • IDXQ30 113   0,60   0,54%

Sekjen Gerindra curigai wacana pembekuan Petral


Jumat, 26 September 2014 / 22:41 WIB
ILUSTRASI. Okra bisa menurunkan gula darah dan kolesterol tinggi.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Tim Transisi Jokowi-JK memiliki wacana untuk membubarkan anak usaha PT Pertamina (Persero), Pertamina Energy Trading Limited (Petral). Hal itu pun mendapat tanggapan dari koalisi merah putih.

Koalisi merah putih menilai pembubaran perusahaan yang bermarkas di Singapura itu sarat kepentingan politis. "Nah itu jangan sampai isu ini hanya dipakai untuk menumbuhkan skenario baru, atau jangan-jangan mafianya itu-itu juga. Masuk dari kantong kanan pindah ke kantong kiri," kata Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani, Jumat (26/9).

Muzani menilai mafia bisa muncul dimana saja. Dirinya pun menyarankan agar tim transisi Jokowi-JK mengkaji lebih dalam wacana pembubaran anak usaha dari Pertamina itu. "Cari cara yang lebih efektif dulu. Jangan sampai kalau akhirnya nanti menghilangkan (Petral), tapi menimbulkan beban yang baru," tuturnya.

Wacana pembubaran Petral terlontar dari pernyataan Deputi tim transisi, Hasto Kristianto. Ia mengatakan pihaknya berencana akan membubarkan anak perusahaan pertamina itu dalam pemerintah periode selanjutnya. Alasannya, karena ada informasi yang mengaitkan anak usaha perusahaan pelat merah sektor energi ini jadi sarang mafia migas. (M Zulfikar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×