kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.003.000   87.000   2,98%
  • USD/IDR 16.734   -57,00   -0,34%
  • IDX 8.321   -659,67   -7,35%
  • KOMPAS100 1.149   -90,86   -7,33%
  • LQ45 813   -63,58   -7,26%
  • ISSI 305   -25,64   -7,75%
  • IDX30 418   -26,36   -5,93%
  • IDXHIDIV20 493   -25,93   -4,99%
  • IDX80 127   -10,53   -7,65%
  • IDXV30 138   -5,68   -3,95%
  • IDXQ30 134   -8,31   -5,83%

Sejumlah Truk yang Hendak Keluar dari Kawasan Industri Cikande Terpapar Radiasi


Selasa, 07 Oktober 2025 / 17:35 WIB
Sejumlah Truk yang Hendak Keluar dari Kawasan Industri Cikande Terpapar Radiasi
ILUSTRASI. Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengungkapkan belasan truk yang hendak keluar dari Kawasan Industri Cikande terpapar radioaktif Cesium-137.ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/Spt.


Sumber: Kompas.com | Editor: Putri Werdiningsih

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Belasan truk yang akan keluar dari Kawasan Industri Cikande, Kabupaten Serang, Banten, terpapar radiasi radioaktif Cesium-137.

"Sampai hari ini yang terdeteksi terkontaminasi ada 3 (kendaraan) yang pertama, kemudian 6, 5, dan 5 terakhir. Yang terakhir masih 5 di sebelah sana (depan gerbang) sedang di dekontaminasi," kata Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, kepada wartawan di Cikande, Selasa (7/10/2025).

Baca Juga: Ada Kasus Radioaktif di Cikande, Bekasi Fajar Industrial (BEST) Pastikan MM2100 Aman

Semua kendaraan yang terdeteksi itu setelah melewati pemeriksaan melalui radiation portal monitoring (RPM) mini yang dipasang di depan gerbang kawasan oleh Gegana Polri.

Hanif mengatakan, 14 unit kendaraan terpapar, didominasi truk dan kontainer, sudah diperbolehkan melanjutkan perjalanannya setelah dilakukan dekontaminasi. Adapun 5 di antaranya masih di rest area untuk dilakukan dekontaminasi menggunakan radiation wash B40.

Baca Juga: Tim Satgas Dekontaminasi Cemaran Radiasi Cs-137 di Kawasan Industri Modern Cikande

"Jadi, sekali lagi kami memastikan bahwa produk yang keluar dari Cikande itu tidak mengandung Cesium-137," ujar Hanif.

Dikatakan Hanif, petugas yang melakukan pemeriksaan kendaraan dibagi atau digilir menjadi 3 shift. "Jadi, teman-teman Gegana menjaga 1 x 24 jam secara bergilir. Tidak boleh terlalu lama, jadi paling tidak ada 3-4 shift di dalam satu hari," ucap dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×