kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Sejumlah Aset Wanaartha Life Telah Disita Bareskrim, Termasuk Rumah dan Bangunan


Sabtu, 18 Maret 2023 / 20:30 WIB


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penelusuran serta penyitaan aset-aset yang terkait kasus Wanaartha Life terus dilakukan oleh Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan mengungkapkan, aset yang sudah disita dalam kasus ini beragam bentuk, termasuk rumah dan bangunan.

“Banyak aset-aset yang kami sita, ada rumah dan bangunan di Jakarta. (Di luar Jawa) ada beberapa ya, nanti kami cek dulu,” ujar Whisnu, Kamis (16/3).

Baca Juga: Tim Likuidasi Wanaartha Life Targetkan Bisa Mulai Bayar Tagihan Akhir Tahun Ini

Sayangnya, Whisnu tak menyebut nilai pasti dari aset-aset yang kini telah disita oleh pihak kepolisian. 

“Kami lihat dulu pastinya berapa. kalau bicara nilai aset itu harus jelas,” tambahnya.

Sementara itu, Whisnu juga menambahkan, kasus terkait Wanaartha Life diharapkan segera lengkap atau P21. Mengingat, berkas-berkas telah dikirimkan ke Kejaksaan.

“Sudah tahap 1, tinggal nunggu P21,” tambahnya

Tak hanya itu, kepolisian juga sudah memasukkan anak dari bos Wanaartha Life dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Whisnu bilang saat ini kepolisian masih menunggu dari interpol terkait hasilnya setelah penerbitan red notice.

Baca Juga: OJK Jatuhkan Sanksi ke Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik Wanaartha Life

Ia memastikan bahwa pemilik Wanaartha Life yang telah menjadi tersangka seperti Evelyn dan Manfred tidak berada di Indonesia namun masih berada di luar negeri. 

“Kalau ada (di Jakarta) kita tangkap, karena kita ada di lintasan migrasinya itu keluar, kalau dia menggunakan paspor palsu saya tidak tahu, tapi ada lintasannya keluar,” tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×