kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.085.000   40.000   1,31%
  • USD/IDR 16.809   26,00   0,15%
  • IDX 8.235   0,22   0,00%
  • KOMPAS100 1.156   -1,44   -0,12%
  • LQ45 834   -3,53   -0,42%
  • ISSI 293   0,28   0,09%
  • IDX30 440   -3,60   -0,81%
  • IDXHIDIV20 527   -6,48   -1,22%
  • IDX80 129   -0,27   -0,21%
  • IDXV30 143   -1,25   -0,87%
  • IDXQ30 141   -1,73   -1,21%

SDA klaim pemecatan kader didukung petinggi partai


Kamis, 17 April 2014 / 18:13 WIB
SDA klaim pemecatan kader didukung petinggi partai
ILUSTRASI. Sejumlah pekerja membersihkan gedung Bank Rakyat Indonesia (BRI) di Jakarta, Senin (24/10/2022). KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali mengaku pemecatan sejumlah kadernya telah didukung oleh semua petinggi partai. Suryadharma juga merasa yakin, keputusannya itu tidak akan membuat partai bergambar Ka'bah akan terpecah.

"Insya Allah tidak. Saya bisa atasi karena hanya beberapa orang saja yang memicu," ujarnya, Kamis (17/4) di Jakarta.

Ia menyebutkan pemecatan ini dilakukan bukan untuk menyingkirkan seseorang atau beberapa orang kader, melainkan untuk pembelajaran.

Seperti diketahui, beberpa waktu lalu Surya Dharma memutuskan memecat sejumlah kadernya. Beberapa kader yang dipesatnya itu antara lain, Wakil Ketua Umum Suharso Munoarfa, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW)Jawa Barat Rachmat Yasin, Ketu DPW Jawa Timur Musyafa Noer, Ketua DPW Sumatera Utara Fadli Nursal, Ketua DPW Sulawesi Lesatan Amir Uskara, dan Sekertaris DPW Kalimantan Tengah Awaluddin Noor.

Mereka dipecat, setelah mengeluarkan mosi tidak percaya atas kepemimpinan Suryadharma di PPP. Suryadharma mengaku mencium telah ada keterlibatan dari partai lain dalam masalah ini. Namun demikian, ia tidak menyebut partai mana yang dicurigai.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×