kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.715   7,00   0,04%
  • IDX 6.522   -3,87   -0,06%
  • KOMPAS100 849   -0,16   -0,02%
  • LQ45 642   -2,30   -0,36%
  • ISSI 229   0,82   0,36%
  • IDX30 358   -1,72   -0,48%
  • IDXHIDIV20 434   -2,64   -0,60%
  • IDX80 97   -0,07   -0,07%
  • IDXV30 121   -0,37   -0,30%
  • IDXQ30 113   -0,61   -0,54%

SBY: TNI dan Polisi harus bekerjasama atasi terorisme


Selasa, 05 Oktober 2010 / 10:20 WIB


Reporter: Hans Henricus | Editor: Edy Can

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menginstruksikan TNI dan Kepolisian berkoordinasi dan bekerjasama mengatasi aksi terorisme. Dia mengatakan, kedua lembaga itu harus semakin bersinergi menanggulangi aksi teroris di Indonesia.

Hal ini disampaikan SBY dalam peringatan HUT TNI yang ke-65 di Lapangan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (5/10). "Terorisme adalah musuh negara. Musuh kita bersama," katanya.

Presiden mengatakan, tidak boleh ada sekelompok orang atau sekelompok massa yang dengan mudahnya membuat kerusuhan, keonaran, dan memaksakan kehendaknya dengan kekerasan pada pihak lain. "Bahkan melakukan penyerangan terhadap aparat negara," ujar Presiden.

SBY juga memerintahkan jajaran pemerintah daerah bersama para tokoh masyarakat serta polisi dan komando teritorial TNI berperan aktif menjaga keamanan di daerah masing-masing.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×