kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.059   59,00   0,33%
  • IDX 5.749   -191,94   -3,23%
  • KOMPAS100 760   -25,75   -3,28%
  • LQ45 572   -16,53   -2,81%
  • ISSI 200   -6,45   -3,13%
  • IDX30 325   -9,13   -2,73%
  • IDXHIDIV20 404   -8,61   -2,09%
  • IDX80 86   -2,90   -3,27%
  • IDXV30 110   -3,10   -2,74%
  • IDXQ30 105   -2,62   -2,43%

SBY: TNI dan Polisi harus bekerjasama atasi terorisme


Selasa, 05 Oktober 2010 / 10:20 WIB


Reporter: Hans Henricus | Editor: Edy Can

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menginstruksikan TNI dan Kepolisian berkoordinasi dan bekerjasama mengatasi aksi terorisme. Dia mengatakan, kedua lembaga itu harus semakin bersinergi menanggulangi aksi teroris di Indonesia.

Hal ini disampaikan SBY dalam peringatan HUT TNI yang ke-65 di Lapangan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (5/10). "Terorisme adalah musuh negara. Musuh kita bersama," katanya.

Presiden mengatakan, tidak boleh ada sekelompok orang atau sekelompok massa yang dengan mudahnya membuat kerusuhan, keonaran, dan memaksakan kehendaknya dengan kekerasan pada pihak lain. "Bahkan melakukan penyerangan terhadap aparat negara," ujar Presiden.

SBY juga memerintahkan jajaran pemerintah daerah bersama para tokoh masyarakat serta polisi dan komando teritorial TNI berperan aktif menjaga keamanan di daerah masing-masing.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×