kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

SBY tak perintahkan menjemput Nazaruddin di Singapura


Selasa, 05 Juli 2011 / 18:55 WIB
ILUSTRASI. Cari mobil murah? ini harga mobil bekas Rp 20 jutaan, ada Hyundai Accent tahun segini


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Menteri koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Djoko Suyanto menegaskan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak pernah mengatakan untuk menjemput bekas Bendahara Umum Partai Demokrat Muhamad Nazaruddin dari Singapura.

"Presiden ataupun saya tidak pernah menyatakan untuk mengambil atau menjemput di Singapura, tapi meminta untuk menghadirkan yang bersangkutan bila diperlukan pengadilan atau KPK," katanya, Selasa (5/7).

Sejak adanya perintah tersebut, Djoko menjelaskan, pihak terkait seperti Kementerian Luar Negeri, Badan Intelijen Negara, dan Polri sudah mulai bekerja. "Pasti sudah melaksanakannya. Kan tidak harus setiap pergerakan anggota harus dipublikasikan," jelasnya.

Seperti diketahui, ternyata Nazaruddin sudah tidak lagi berada di Singapura, bahkan sebelum dirinya ditetapkan menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) 30 Juni lalu. Hal itu disampaikan secara resmi oleh pemerintah Singapura melalui juru bicara Kementerian Luar Negeri.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×