kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

SBY tak perintahkan menjemput Nazaruddin di Singapura


Selasa, 05 Juli 2011 / 18:55 WIB
ILUSTRASI. Cari mobil murah? ini harga mobil bekas Rp 20 jutaan, ada Hyundai Accent tahun segini


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Menteri koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Djoko Suyanto menegaskan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak pernah mengatakan untuk menjemput bekas Bendahara Umum Partai Demokrat Muhamad Nazaruddin dari Singapura.

"Presiden ataupun saya tidak pernah menyatakan untuk mengambil atau menjemput di Singapura, tapi meminta untuk menghadirkan yang bersangkutan bila diperlukan pengadilan atau KPK," katanya, Selasa (5/7).

Sejak adanya perintah tersebut, Djoko menjelaskan, pihak terkait seperti Kementerian Luar Negeri, Badan Intelijen Negara, dan Polri sudah mulai bekerja. "Pasti sudah melaksanakannya. Kan tidak harus setiap pergerakan anggota harus dipublikasikan," jelasnya.

Seperti diketahui, ternyata Nazaruddin sudah tidak lagi berada di Singapura, bahkan sebelum dirinya ditetapkan menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) 30 Juni lalu. Hal itu disampaikan secara resmi oleh pemerintah Singapura melalui juru bicara Kementerian Luar Negeri.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×