kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Ibas: Nyanyian Nazaruddin tak enak didengar


Selasa, 05 Juli 2011 / 13:41 WIB
ILUSTRASI. Cara menggemukkan badan diperlukan untuk menjaga kesehatan tubuh.


Reporter: Dwi Nur Oktaviani | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Sekjen Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono, menegaskan, kalau nyanyian yang dilantunkan Mantan Bendahara Umum Demokrat Muhammad Nazaruddin, sangat tidak enak didengar.

Di satu sisi, ia juga menghargai adanya demokrasi sekaligus juga kebebasan berpendapat. Namun, sambungnya, seyogiayanya Nazaruddin mengutarakan pernyataannya di forum yang tepat secara hukum.

“Sudah jelas negara kita negara hukum, jadi sebaiknya pak Nazaruddin kembali dan mengutarakan secara jelas segala sesuatu agar terang benderang di tempat yang tepat secara hukum. Sangat tidak enak dan tidak baik jika pak Nazaruddin mengutarakan ini didepan publik,” jelasnya.

Ibas pun menegaskan, Demokrat sangat berkomitmen untuk memberantas korupsi. Baginya, kalau memang peryataan Nazaruddin benar, maka Demokrat juga akan menuntut keadilan secara hukum.

“Ya kita tentunya akan memegang teguh bilamana kader kita atau statement beliau (Nazaruddin) benar kita juga akan menegakkan keadilan. Sekali lagi, partai Demokrat berkomitmen penuh segala sesuatu pemberantas penegakan korupsi dan juga penegakan hukum di bangsa ini,” tutup putra orang nomor satu di Indonesia itu.

Seperti yang kita ketahui, Muhammad Nazaruddin telah cukup banyak mengeluarkan peryataan kalau elite Demokrat terlibat dalam kasus suap Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Nama politisi Demokrat yang disebutkan Nazaruddin antara lain, Ketua Umum Anas Urbaningrum, Pengurus Dewan Pembina Partai Demokrat, Andi Malaranggeng, Politisi Demokrat Angelina Sondakh dan Mirwan Amir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×