kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Istana benarkan Nazaruddin tak lagi berada di Singapura


Selasa, 05 Juli 2011 / 16:41 WIB
ILUSTRASI. Masker lidah buaya bermanfaat untuk mengatasi berbagai macam masalah kulit wajah. KONTAN/Baihaki/25/8/2020


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pihak Istana Kepresidenan akhirnya buka suara soal keberadaan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhamad Nazaruddin. Istana membenarkan bahwa Nazaruddin tidak berada di Singapura.

"Kami telah berkonsultasi dan berkomunikasi dengan Menteri Luar Negeri jadi memang dipastikan bahwa saudara Nazaruddin tidak di Singapura saat ini," kata juru bicara Kepresidenan, Julian Aldrin Pasha, di gedung Bina Graha komplek Kepresidenan, Selasa (5/7).

Julian pun menyebutkan bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah mendengar informasi tersebut. "Sudah dilaporkan," tegasnya.

Sebagai tindak lanjutnya, SBY telah menginstruksikan Menteri koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Djoko Suyanto untuk memantau perkembangan kasus Nazaruddin.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Singapura menyampaikan pernyataan mengejutkan perihal kedudukan Nazaruddin. Di mana disebutkan Nazaruddin tidak di Singapura dalam beberapa waktu.

Pernyataan ini sudah disampaikan ke pihak berwenang di Indonesia sebelum Nazaruddin ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 30 Juni lalu.

Pemerintah Singapura pun menyatakan selalu bersikap kooperatif dengan para penegak hukum di Indonesia baik di kasus Nazaruddin maupun kasus-kasus lainnya. Namun sebelum Nazaruddin terlibat kasus dan ditetapkan sebagai tersangka, pihak Singapura tidak memiliki alasan untuk melarangnya masuk ataupun meninggalkan Singapura.

Untuk keberadaan Nazaruddin selanjutnya, Pemerintah Singapura mengaku tidak tahu. Namun, yang pasti, pihak berwenang Indonesia sudah diberitahukan tujuan Nazaruddin kala meninggalkan Singapura.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×