kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

SBY: Penyerapan anggaran pemda sangat lambat


Kamis, 26 Juli 2012 / 22:36 WIB
ILUSTRASI. Pilihan sepeda commuter, daftar harga sepeda Polygon seri Path mulai Rp 4 jutaan


Reporter: Yudho Winarto |

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengeluhkan kinerja penyerapan anggaran pemerintah daerah (pemda) yang sangat lambat. Padahal, rencananya alokasi anggaran untuk tahun mendatang lebih besar dialokasikan ke daerah.

"Penyerapan anggaran Pemda hampir tidak bergerak, ini juga saya prihatin," ujar SBY dalam pidato di sidang kabinet di kantor Presiden, Kamis (26/7).

SBY menyebutkan pemerintah tengah merancang alokasi anggaran yang lebih besar untuk daerah di tahun mendatang. Jika tahun ini sekitar Rp500 triliun, "Tahun depan di atas itu, ada desentralisasi fiskal, jadi perlu manajemen yang baik," katanya.

Sedangkan, penyerapan anggaran di pemerintah pusat, SBY mengklaim sampai triwulan I 2012, ada perbaikan. Pada tahun 2011, penyerapan tersebut mencapai 7,55%, namun saat ini sudah mencapai 11,8%.

Perihal evaluasi terhadap penyerapan anggaran ini, SBY memerintahkan Ketua Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) Kuntoro Mangkusubroto membukanya ke publik.

"Jelaskan kepada rakyat seperti apa penyerapan anggaran. Mana yang bagus dan mana yang setengah bagus dan mana yang tidak bagus, dengan penjelasan yang komplit," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×