kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.796.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.358   4,00   0,02%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

SBY: Penyerapan anggaran pemda sangat lambat


Kamis, 26 Juli 2012 / 22:36 WIB
ILUSTRASI. Pilihan sepeda commuter, daftar harga sepeda Polygon seri Path mulai Rp 4 jutaan


Reporter: Yudho Winarto |

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengeluhkan kinerja penyerapan anggaran pemerintah daerah (pemda) yang sangat lambat. Padahal, rencananya alokasi anggaran untuk tahun mendatang lebih besar dialokasikan ke daerah.

"Penyerapan anggaran Pemda hampir tidak bergerak, ini juga saya prihatin," ujar SBY dalam pidato di sidang kabinet di kantor Presiden, Kamis (26/7).

SBY menyebutkan pemerintah tengah merancang alokasi anggaran yang lebih besar untuk daerah di tahun mendatang. Jika tahun ini sekitar Rp500 triliun, "Tahun depan di atas itu, ada desentralisasi fiskal, jadi perlu manajemen yang baik," katanya.

Sedangkan, penyerapan anggaran di pemerintah pusat, SBY mengklaim sampai triwulan I 2012, ada perbaikan. Pada tahun 2011, penyerapan tersebut mencapai 7,55%, namun saat ini sudah mencapai 11,8%.

Perihal evaluasi terhadap penyerapan anggaran ini, SBY memerintahkan Ketua Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) Kuntoro Mangkusubroto membukanya ke publik.

"Jelaskan kepada rakyat seperti apa penyerapan anggaran. Mana yang bagus dan mana yang setengah bagus dan mana yang tidak bagus, dengan penjelasan yang komplit," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×