kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

SBY pamer Istana Bogor ke Sekjen PBB


Selasa, 20 Maret 2012 / 13:23 WIB
ILUSTRASI. Kalimantan Tengah & Bali kini jadi daerah dengan zona merah corona terbanyak. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/aww.


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Test Test

BOGOR. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menerima Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) Ban Ki-moon di Istana Bogor. Tidak lupa, SBY memperkenalkan dengan bangga Istana Bogor.

"Istana ini sangat eksotik," ujar SBY sesaat menerima Ban Ki-moon dan dilanjutkan dengan pertemuan bilateral, Selasa (20/3).

Istana Bogor bisa dibilang menjadi andalan SBY kala menerima sejumlah tamu negara. Suasana yang asri menjadi pilihan tersendiri, ditambah sekumpulan rusa berkeliaran di Istana ini.

Disamping memperkenalkan Istana Bogor, SBY berkesempatan mengucapkan selamat atas hari pernikahan Ban Ki-moon. "Saya mendengar hari ini Anda merayakan hari jadi pernikahan. Saya ucapkan selamat," cetus SBY.

Dalam kesempatan untuk bertatapan muka dengan Sekjen PBB ini, SBY mengatakan Indonesia berkomitmen untuk menjadi bagian dalam misi perdamaian. "Saya berharap dalam pertemuan nanti bisa dibicarakan menyangkut permasalahan dunia. Apa yang bisa dilakukan Indonesia dan apa yang bisa dilakukan PBB," jelasnya.

Sementara itu, Ban Ki-moon menyatakan rasa terhormatnya lantaran untuk kesekian kali dirinya dapat mengunjungi Istana Bogor. Menurutnya, Istana Bogor menjadi tempat bersejarah karena menjadi tempat kesepakatan kerjasama APEC. "Kerjasama ini menjadi pedoman perdagangan bebas di kawasan Asia Pasific," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×