kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

SBY-Ical akan bertemu bahas koalisi


Senin, 21 April 2014 / 21:29 WIB
ILUSTRASI. Foto udara kerusakan Lanskap Bukit Bulan akibat aktivitas pertambangan emas ilegal di Desa Lubuk Bedorong, Limun, Sarolangun, Jambi, Kamis (18/11/2021). ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/nz.


Sumber: Kompas.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Ketua DPP Partai Golkar Hajriyanto Y Thohari mengatakan, dalam waktu dekat partainya akan melakukan pertemuan dengan Partai Demokrat untuk membahas kemungkinan koalisi dalam pemilu presiden mendatang. Pertemuan akan dilakukan oleh Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie dan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.

"Tidak bisa kita pungkiri bahwa faktor SBY ini juga bisa menjadi kunci dalam pilpres kali ini, karena masih banyak orang yang percaya dengan kredibilitas seorang SBY," kata Hajriyanto di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (21/4).

Hajriyanto belum bisa memastikan waktu pasti pertemuan tersebut. Hanya, ia memastikan akan dilaksanakan dalam minggu ini. Selain mencoba mendekati Partai Demokrat, Hajriyanto juga mengakui bahwa pihaknya sudah mendekati Partai Hanura, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Kebangkitan Bangsa.

"Yang sudah sangat dekat, ya yang tiga ini. Dengan Demokrat semoga pembicaraan bisa menghasilkan hal yang positif," ucap Wakil Ketua MPR itu.

Berdasarkan hasil hitung cepat dalam pemilu legislatif 2014, tidak ada parpol yang dapat mengusung calon presiden dan calon wakil presiden tanpa berkoalisi. Dalam UU Tentang Pemilu Presiden, ambang batas pengusungan capres-cawapres, yakni 20% perolehan kursi DPR atau 25% perolehan suara sah nasional.

DPP Golkar tetap akan mengusung Aburizal sebagai capres, meski ada penolakan di internal. Adapun Demokrat masih akan menyelesaikan Konvensi Capres untuk menentukan pemenang. (Febrian)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×