kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.110   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.040   1,68   0,03%
  • KOMPAS100 789   0,53   0,07%
  • LQ45 599   -3,49   -0,58%
  • ISSI 210   2,97   1,43%
  • IDX30 339   -1,95   -0,57%
  • IDXHIDIV20 422   -0,99   -0,24%
  • IDX80 90   0,01   0,01%
  • IDXV30 116   1,09   0,96%
  • IDXQ30 109   -0,38   -0,35%

SBY apresiasi bulutangkis tapi sindir sepakbola


Senin, 12 Agustus 2013 / 18:22 WIB
ILUSTRASI. Tapak dara bisa membantu menurunkan tekanan darah.


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Asnil Amri

BOGOR. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengapresiasi mendalam atas keberhasilan atlet bulutangkis Indonesia merebut dua gelar juara dunia di kejuaraan Dunia Bulutangkis di Guangzhou, China, Minggu kemarin.

Merujuk kemenangan bulutangkis itu, Presiden meminta cabang olahraga lainnya, khususnya sepakbola merujuk kepada prestasi cabang bulutangkis.

"Pesan saya, kita bangkitkan kembali olahraga di negeri ini. Untuk olahraga sepakbola, pesan saya berlatih yang benar, siapkan dengan benar, dan jangan gaduh antar pengurus, antar orang sehingga sepak bola kita tak maju-maju," kata SBY di Istana Bogor Senin (12/8).

Menurut Presiden, bila pengurus olahraga sepakbola bekerja profesional dan tidak gaduh, maka olahraga sepakbola di tanah air berpeluang untuk maju. Pasalnya, selama ini, lanjut SBY, pengurus sepak bola suka berantem satu sama lain.

Padahal, kata orang nomor satu di Indonesia itu, pengurus dan pemain bisa sama-sama berkonsentrasi memajukan sepakbola di Indonesia. Menurut SBY, jangan sampai energi pengurus terkuras hanya untuk konflik berkepanjangan.

Selain itu, SBY juga meminta pengurus cabang olahraga sepakbola meniru cara pembinaan olahraga bulutangkis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×