kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Saran Zulkifli Hasan terkait reshuffle


Kamis, 23 Juli 2015 / 14:34 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Ketua MPR RI Zulkifli Hasan meminta semua pihak menahan diri dan tidak mengganggu para menteri dengan isu perombakan kabinet. Ia khawatir jika isu tersebut terus disuarakan, maka para menteri tidak bisa fokus dalam menjalankan tugas.

"Coba, orang baru kerja enam bulan, mau diganti semuanya, kan orang gimana. Kalau reshuffle, menurut saya, 10 bulan atau setahun. Kalau Oktober sudah setahun, ya bolehlah," kata Zulkifli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/7).

Zulkifli mengatakan, sebuah pemerintahan membutuhkan waktu cukup lama untuk mengeksekusi program-programnya. Apalagi, banyak kementerian dan nomenklatur baru di era pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Ia meminta semua bersabar dan memberikan waktu agar Kabinet Kerja dapat menunjukkan kontribusinya. "Kalau kemarin-kemarin kan belum apa-apa sudah diganggu. Bayangkan saja, orang Puasa sibuknya reshuffle. Orang mau stabilkan harga, tapi menterinya disibukkan reshuffle," ucap Ketua Umum Partai Amanat Nasional ini.

Zulkifli mengatakan bahwa waktu 10 bulan sudah cukup bagi pemerintah untuk berkoordinasi dan menjalankan program-programnya. Namun, jika setelah itu pemerintah tidak kompak, ia menilai ada yang keliru dalam pelaksanaan tugas pemerintahan. (Ihsanuddin)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×