kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.878   -57,00   -0,32%
  • IDX 5.861   -35,27   -0,60%
  • KOMPAS100 759   -5,61   -0,73%
  • LQ45 578   -5,50   -0,94%
  • ISSI 203   -0,09   -0,04%
  • IDX30 328   -3,36   -1,01%
  • IDXHIDIV20 403   -4,42   -1,08%
  • IDX80 86   -0,72   -0,83%
  • IDXV30 109   -0,68   -0,62%
  • IDXQ30 106   -1,13   -1,05%

Saran Zulkifli Hasan terkait reshuffle


Kamis, 23 Juli 2015 / 14:34 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Ketua MPR RI Zulkifli Hasan meminta semua pihak menahan diri dan tidak mengganggu para menteri dengan isu perombakan kabinet. Ia khawatir jika isu tersebut terus disuarakan, maka para menteri tidak bisa fokus dalam menjalankan tugas.

"Coba, orang baru kerja enam bulan, mau diganti semuanya, kan orang gimana. Kalau reshuffle, menurut saya, 10 bulan atau setahun. Kalau Oktober sudah setahun, ya bolehlah," kata Zulkifli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/7).

Zulkifli mengatakan, sebuah pemerintahan membutuhkan waktu cukup lama untuk mengeksekusi program-programnya. Apalagi, banyak kementerian dan nomenklatur baru di era pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Ia meminta semua bersabar dan memberikan waktu agar Kabinet Kerja dapat menunjukkan kontribusinya. "Kalau kemarin-kemarin kan belum apa-apa sudah diganggu. Bayangkan saja, orang Puasa sibuknya reshuffle. Orang mau stabilkan harga, tapi menterinya disibukkan reshuffle," ucap Ketua Umum Partai Amanat Nasional ini.

Zulkifli mengatakan bahwa waktu 10 bulan sudah cukup bagi pemerintah untuk berkoordinasi dan menjalankan program-programnya. Namun, jika setelah itu pemerintah tidak kompak, ia menilai ada yang keliru dalam pelaksanaan tugas pemerintahan. (Ihsanuddin)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×