kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Sabtu besok (15/2) WNI yang dikarantina di Natuna sudah dipulangkan ke keluarga


Jumat, 14 Februari 2020 / 09:26 WIB
ILUSTRASI. Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, China mengambil makan di pusat observasi di Hanggar Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Rabu (12/2/2020).


Reporter: Rahma Anjaeni | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto mengatakan, akan ada upacara pelepasan warga negara Indonesia (WNI) di Natuna sebelum mereka dipulangkan ke daerahnya masing-masing, Sabtu (15/2) besok.

"Berakhirnya masa observasi adalah tanggal 15 Februari pukul 12 siang. Jadi sesegera mungkin sesudah itu kita dengan upacara sedikit lah pelepasan supaya mereka juga sadar bahwa mereka sudah selesai masa-masa observasinya," ujar Terawan di Gedung Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Jakarta, Jumat (14/2).

Baca Juga: Indonesia kritik studi AS soal negatif virus corona, Terawan: Ini penghinaan!

Terawan menambahkan, besok ia juga akan pergi ke Natuna untuk ikut melepas para WNI setelah masa observasi selama 14 hari. Menurutnya, pelepasan tersebut merupakan sebuah momen untuk dapat melihat kebahagiaan para WNI karena dapat berkumpul kembali dengan keluarganya.

Lebih lanjut, ia bilang, seluruh WNI yang diobservasi di Natuna saat ini dalam keadaan sehat. "Kenapa? Karena doa dari seluruh rakyat dan Bangsa Indonesia," paparnya.

Baca Juga: Menkes: WNI yang tak lolos screening kesehatan di China masih dipantau




TERBARU

[X]
×