kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   22,00   0,12%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Rusia-Indonesia kerja sama di bidang militer


Selasa, 25 Februari 2014 / 21:29 WIB
ILUSTRASI. Tanaman hias warna-warni yang bisa mencerahkan.


Reporter: Syarifah Nur Aida | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Deputi Perdana Menteri Rusia Dmitry O. Rogozin mengaku tak bisa terlalu merinci hasil pertemuan dengan Menteri Pertahanan RI Purnomo Yusgiantoro.

"Pembahasan di bidang kerja sama teknik militer adalah isu yang sangat peka dan tak selalu harus disampaikan ke umum," ungkap Dmitry di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (25/2).

Meskipun demikian, Dmitry optimistis, kerja sama kali ini dapat bermanfaat banyak bagi Indonesia karena di Rusia kini tengah digenjot modernisasi alutsista angkatan darat dan angkatan laut.

Militer Rusia percaya diri bahwa alutsista yang digunakannya tergolong canggih dan mutunya lebih unggul dibanding negara lain. Ini menjadi dasar optimisme negeri beruang merah untuk menjalin kerja sama militer dengan Indonesia.

"Contoh kerja sama dengan Indonesia, di bidang mikroelektronik, robotisasi, sistem tanpa awak misalnya kapal selam bawah laut," jelasnya.

Dmitry yakin, akan mengulang sukses kerja sama alutsista militer Indonesia, seperti pesawat Sukhoi dan tank amfibi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×