kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.744   36,00   0,20%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Ribuan Importir Telah Manfaatkan NSW


Jumat, 29 Januari 2010 / 16:22 WIB


Reporter: Martina Prianti | Editor: Tri Adi

JAKARTA. Langkah pemerintah menjalankan national single window (NSW) nampaknya tidak percuma. Ribuan importir telah memanfaatkan layanan NSW.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, paling tidak ada sekitar 20 ribu importir dan 1.300 Perusahaan Pengurusan Jasa Kepabeanan (PPJK) yang telah memanfaatkan sistem layanan terintegrasi kepabeanan lewat NSW.

Sri Mulyani menjelaskan, saat ini terdapat tujuh instansi yang telah tergabung dalam pelayanan elektronik kepabeanan itu. Ketujuh intansi itu adalah Kementerian Perindustrian, Kementerian Kehutanan, Kementerian ESDM, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Pertahanan, Kementerian Pertanian, dan Kepolisian.

"Maka terdapat 15 instansi telah menggunakan sistem NSW dalam perizinan ekspor impor. Jadi importir tidak perlu mendatangi instansi tersebut untuk mengurus izin," ucap Sri Mulyani, Jumat (29/1).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×