kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Rencana pensiun dini PNS tergantung instansi


Jumat, 24 Juni 2011 / 20:44 WIB
ILUSTRASI. Google Fiber tawarkan layanan internet kecepatan tinggi 2 Gbps seharga Rp 1,5 juta


Reporter: Petrus Dabu | Editor: Edy Can


JAKARTA. Rencana pensiun dini bagi pegawai negeri sipil (PNS) tergantung masing-masing instansi. Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi EE Mangindaan beralasan setiap instansi punya struktur tersendiri.

"Kita harus berawal dari lembaga itu sendiri. Berapa jumlah pegawai, right sizing-nya di situ baru kami lihat," katanya, Jumat (24/6).

Rencana pensiun dini bagi PNS ini dicetuskan Menteri Keuangan Agus Martowardojo. Pasalnya, jumlah PNS saat ini membebani anggaran negara.

Mangindaan membenarkannya. Dia mengatakan jumlah PNS sebanyak 4,7 juta memang membebani dari sisi anggaran. Karena itu, dia mengatakan perlu ada penataan dalam perekrutan PNS baru.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×