kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Rencana pensiun dini PNS tergantung instansi


Jumat, 24 Juni 2011 / 20:44 WIB
ILUSTRASI. Google Fiber tawarkan layanan internet kecepatan tinggi 2 Gbps seharga Rp 1,5 juta


Reporter: Petrus Dabu | Editor: Edy Can


JAKARTA. Rencana pensiun dini bagi pegawai negeri sipil (PNS) tergantung masing-masing instansi. Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi EE Mangindaan beralasan setiap instansi punya struktur tersendiri.

"Kita harus berawal dari lembaga itu sendiri. Berapa jumlah pegawai, right sizing-nya di situ baru kami lihat," katanya, Jumat (24/6).

Rencana pensiun dini bagi PNS ini dicetuskan Menteri Keuangan Agus Martowardojo. Pasalnya, jumlah PNS saat ini membebani anggaran negara.

Mangindaan membenarkannya. Dia mengatakan jumlah PNS sebanyak 4,7 juta memang membebani dari sisi anggaran. Karena itu, dia mengatakan perlu ada penataan dalam perekrutan PNS baru.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×