kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.111   28,00   0,15%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

Pemerintah akan tetap menerima PNS


Rabu, 22 Juni 2011 / 17:43 WIB
ILUSTRASI. Sepeda lipat Wimcycle Pocket Rocket


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can


JAKARTA. Pemerintah tetap membuka penerimaan pegawai negeri sipil (PNS). Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengatakan, belum ada niat untuk menghentikan sementara penerimaan PNS.

Gamawan beralasan, tingkat PNS Indonesia masih rendah bila dibandingkan negara ASEAN lainnya. "Berkisar 2,3% sampai 2,4% apalagi dengan bentangan geografis kita yang luas," katanya, Rabu (22/6).

Sebelumnya, DPR meminta pemerintah menghentikan sementara penerimaan PNS. Alasannya, penambahan PNS akan membebani keuangan pemerintah daerah setempat. Asal tahu saja, pemerintah mengusulkan penambahan pegawai sebesar 665.518 orang.

Gamawan menolak jika penambahan PNS membebani keuangan negara. Menurutnya, pemerintah daerah seharusnya mendisiplinkan pengangkatan pegawai honorer. "Pegawai honor untuk didaerah memberatkan anggaran. Kita sudah ingatkan tidak boleh ada lagi pengangkatan pegawai honorer menggunakan ABPD," tegasnya.

Makanya, Gamawan meminta pemerintah daerah bertanggung jawab jika masih melakukan rekrutmen pegawai honorer. "Ini dianggkat sama pemerintah daerah harus mencarikan solusinya. Pengangkatan pegawai honorer itu menjadi PNS hanya sampai 2011." paparnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×