kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Pemerintah akan tetap menerima PNS


Rabu, 22 Juni 2011 / 17:43 WIB
ILUSTRASI. Sepeda lipat Wimcycle Pocket Rocket


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can


JAKARTA. Pemerintah tetap membuka penerimaan pegawai negeri sipil (PNS). Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengatakan, belum ada niat untuk menghentikan sementara penerimaan PNS.

Gamawan beralasan, tingkat PNS Indonesia masih rendah bila dibandingkan negara ASEAN lainnya. "Berkisar 2,3% sampai 2,4% apalagi dengan bentangan geografis kita yang luas," katanya, Rabu (22/6).

Sebelumnya, DPR meminta pemerintah menghentikan sementara penerimaan PNS. Alasannya, penambahan PNS akan membebani keuangan pemerintah daerah setempat. Asal tahu saja, pemerintah mengusulkan penambahan pegawai sebesar 665.518 orang.

Gamawan menolak jika penambahan PNS membebani keuangan negara. Menurutnya, pemerintah daerah seharusnya mendisiplinkan pengangkatan pegawai honorer. "Pegawai honor untuk didaerah memberatkan anggaran. Kita sudah ingatkan tidak boleh ada lagi pengangkatan pegawai honorer menggunakan ABPD," tegasnya.

Makanya, Gamawan meminta pemerintah daerah bertanggung jawab jika masih melakukan rekrutmen pegawai honorer. "Ini dianggkat sama pemerintah daerah harus mencarikan solusinya. Pengangkatan pegawai honorer itu menjadi PNS hanya sampai 2011." paparnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×