kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) e-commerce masih menunggu pengesahan Presiden


Senin, 20 Agustus 2018 / 16:34 WIB
Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) e-commerce masih menunggu pengesahan Presiden
ILUSTRASI. Ilustrasi belanja online


Reporter: Abdul Basith | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang transaksi perdagangan melalui sistem elektronik (TPMSE) alias e-commerce masih menunggu pengesahan Presiden. Saat ini calon beleid ini telah sampai di Sekretariat Negara (Setneg).

"PP e-commerce saat ini sudah sampai di Setneg," ujar Direktur Jenderal Perdagangan Dalam negeri (Dirjen PDN) Kementerian Perdagangan (Kemdag) Tjahya Widayanti usai menghadiri penandatangan kontrak kerja sama pembangunan pasar, Senin (20/8).

Setelah PP tersebut disahkan dan berlaku, Kemdag akan membuat aturan turunannya berupa Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag). "Sudah kami siapkan Permendag-nya tunggu pengesahan dari Setneg," terang Tjahya.

Sebelumnya, pemerintah berharap untuk segera menerbitkan aturan mengenai e-commerce itu karena telah masuk dalam peta jalan bagi perkembangan sistem perdagangan elektronik di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×