kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Puskaptis 2 kali lakukan hitung cepat tidak akurat


Rabu, 09 Juli 2014 / 21:29 WIB
ILUSTRASI. Logo HUT Kavaleri TNI AD ke-73 atau Hari Kavaleri TNI AD 2023. 


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Peneliti Charta Politika Yunarto Wijaya mengatakan, salah satu lembaga survei yang menjadi anggota Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi) yakni Puskaptis pernah dua dua kali mempublikasikan hasil quick count pilkada secara tidak akurat.

Yunarto bilang Puskaptis melakukan itu pada pilkada Gubernur Sumatera Selatan pada tahun 2008 dan 2013. Dimana hasil yang dipublikasi itu tidak akurat dan menimbulkan konflik di antara pendukung calon gubernur. "Sampai Puskaptis berurusan dengan kepolisian. Jadi kredibilitas lembaga survei ini tidak bisa didiamkan lagi. Data-datanya masih ada sampai sekarang," ujar Yunarto dalam konferensi pers di Balai Kartini, Rabu (9/7).

Yunarto menekankan kalau setiap lembaga survei mengikuti kaidah metologi survei yang benar maka perbedaan hasil quick count tidak akan terlalu jauh. Pembohongan hasil lembaga survei, lanjut Yunarto sangat berpotensi menciderai demokrasi dan menimbulkan konflik yang besar. Karena itu, Yunarto mengingatkan agar tiap lembaga survei jujur dab tidak membohongi publik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×