kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.825.000   20.000   0,71%
  • USD/IDR 17.241   -67,00   -0,39%
  • IDX 7.129   -249,12   -3,38%
  • KOMPAS100 967   -37,26   -3,71%
  • LQ45 691   -25,11   -3,51%
  • ISSI 259   -8,46   -3,16%
  • IDX30 382   -11,34   -2,88%
  • IDXHIDIV20 471   -11,15   -2,31%
  • IDX80 108   -4,04   -3,60%
  • IDXV30 137   -2,36   -1,69%
  • IDXQ30 123   -3,19   -2,53%

Punya dana US$ 60 miliar, Indonesia jadi target pertama investasi DFC


Jumat, 10 Januari 2020 / 15:56 WIB
Punya dana US$ 60 miliar, Indonesia jadi target pertama investasi DFC
CEO International Development Finance Corporation (IDFC) Adam S Boehler (kedua kiri) dan rombongan saat bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (10/01/2020).


Reporter: Abdul Basith | Editor: Noverius Laoli

Sebelumnya juga Jokowi menerima komitmen investasi tersebut. Jokowi bilang pembangunan infrastruktur masih akan berlanjut pada periode kedua kepemimpinannya.

"Pemerintah membutuhkan investasi untuk pengembangan infrastruktur seperti jalan tol, bandara, pelabuhan, infrastruktur energi, dan teknologi digital," jelas Jokowi.

Baca Juga: Industri perbankan diramal masih punya prospek cerah di tahun ini

Oleh karena itu, Indonesia juga memperbaiki iklim investasi. Sehingga nantinya akan lebih bersahabat dengan investasi melalui undang undang omnibus law yang sedang dikerjakan saat ini.

Investasi pembangunan infrastruktur diperlukan oleh Indonesia. Hal itu untuk memperkecil jurang infrastruktur serta meningkatkan daya saing.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×