kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Puan pimpin rapat bahas defisit program kesehatan


Rabu, 21 Juni 2017 / 12:44 WIB


Reporter: Ramadhani Prihatini | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang menjadi salah satu program jaminan kesehatan masyarakat belum bisa berjalan optimal.

JKN-KIS terus menerus mengalami defisit anggaran karena banyak yang menunggak iuran. Tercatat, sejak diluncurkan di tahun 2014, defisit yang terjadi senilai Rp 3,3 triliun. Berjalan di 2015, defisitnya malah naik menjadi Rp 5,7 triliun. Di tahun 2016 terus membengkak senilai Rp 9,7 triliun.

Untuk mengatasi masalah tersebut, hari ini (21/6) sejumlah kementerian terkait melakukan rapat kordinasi penanggulangan defisit anggaran JKN-KIS.

Rapat Kordinasi yang dipimpin Menteri Koordinator Pembanhunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani diselenggarakan di Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) dihadiri oleh Wakil Menteri Keuangan, Mardiasmo, Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, dan Plt. Direktur Utama BPJS Kesehatan, Fahmi Idris.

Rakor yang dimulai pukul 11.10 WIB sampai saat ini masih berlangsung. Sampai diturunkannya berita ini belum ada keterangan resmi yang bisa didapat oleh awak media.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×