kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.135.000   50.000   1,62%
  • USD/IDR 16.894   85,00   0,51%
  • IDX 8.017   -218,65   -2,65%
  • KOMPAS100 1.125   -31,30   -2,71%
  • LQ45 812   -21,87   -2,62%
  • ISSI 286   -6,72   -2,30%
  • IDX30 429   -10,83   -2,46%
  • IDXHIDIV20 517   -9,75   -1,85%
  • IDX80 126   -2,90   -2,25%
  • IDXV30 141   -2,38   -1,66%
  • IDXQ30 138   -3,69   -2,61%

Puan pimpin rapat bahas defisit program kesehatan


Rabu, 21 Juni 2017 / 12:44 WIB
Puan pimpin rapat bahas defisit program kesehatan


Reporter: Ramadhani Prihatini | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang menjadi salah satu program jaminan kesehatan masyarakat belum bisa berjalan optimal.

JKN-KIS terus menerus mengalami defisit anggaran karena banyak yang menunggak iuran. Tercatat, sejak diluncurkan di tahun 2014, defisit yang terjadi senilai Rp 3,3 triliun. Berjalan di 2015, defisitnya malah naik menjadi Rp 5,7 triliun. Di tahun 2016 terus membengkak senilai Rp 9,7 triliun.

Untuk mengatasi masalah tersebut, hari ini (21/6) sejumlah kementerian terkait melakukan rapat kordinasi penanggulangan defisit anggaran JKN-KIS.

Rapat Kordinasi yang dipimpin Menteri Koordinator Pembanhunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani diselenggarakan di Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) dihadiri oleh Wakil Menteri Keuangan, Mardiasmo, Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, dan Plt. Direktur Utama BPJS Kesehatan, Fahmi Idris.

Rakor yang dimulai pukul 11.10 WIB sampai saat ini masih berlangsung. Sampai diturunkannya berita ini belum ada keterangan resmi yang bisa didapat oleh awak media.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Procurement Strategies for Competitive Advantage (PSCA) AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026

[X]
×