kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.513   -17,00   -0,10%
  • IDX 6.739   -119,89   -1,75%
  • KOMPAS100 897   -18,57   -2,03%
  • LQ45 660   -10,02   -1,50%
  • ISSI 244   -4,06   -1,64%
  • IDX30 373   -4,09   -1,09%
  • IDXHIDIV20 456   -5,27   -1,14%
  • IDX80 102   -1,73   -1,67%
  • IDXV30 130   -1,93   -1,46%
  • IDXQ30 119   -0,98   -0,81%

Proyek pelabuhan terkendala pembebasan lahan


Jumat, 21 Juni 2013 / 14:45 WIB
ILUSTRASI. Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan vaksin Booster akan dimulai tanggal 12 Januari 2022 sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo. Program vaksin booster ini akan dilakukan secara gratis untuk masyarakat Indonesia.


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Komite pengawas (oversight committe) PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II menjelaskan pembangunan Terminal I Pelabuhan Kalibaru sudah berjalan sesuai jadwal. Pelabuhan tersebut tetap akan diselesaikan seperti rencana awal, yakni pada Desember 2014.

Natalia Soebagjo, Anggota Komite Pengawas, bilang, Mitsui Corporation sebagai pemenang Terminal I Kalibaru sudah siap melakukan pengadaan barang di bulan Juni ini.

"Mereka mulai memasukkan alat-alat pelabuhan pada bulan ini, prosesnya sampai setahun ke depan. Nilai alatnya sekitar Rp 3 triliun," ujarnya kepada wartawan di Gedung CIMB Niaga, Jumat (21/6). Sayang, dia tidak dapat jelaskan secara rinci alat apa yang dimaksud

Faisal Basri, Juru Bicara Komite Pengawas, menambahkan, progres pembangunan Terminal Kalibaru I sedang dalam pemasangan tiang pancang, proses reklamasi, dan pembuatan brickwater.

Faisal bilang, meski pembangunan diproyeksikan selesai Desember 2014, tapi masih ada hambatan pembebasan lahan untuk jalan akses. "Masih ada 300 kepala keluarga (KK) yang tinggal di situ. Tapi, saat ini proses negosiasi sedang berjalan," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×