kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.625   72,00   0,41%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Proyek infrastruktur siap tampung dana repatriasi


Rabu, 10 Agustus 2016 / 14:08 WIB


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Pemerintah mengaku sudah menyiapkan sejumlah proyek yang akan menjadi tempat penampungan dana yang kembali ke Tanah Air atau repatriasi. Proyek-proyek tersebut semuanya sudah ada dalam daftar proyek prioritas pada dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

Selain proyek pemerintah yang dikerjakan oleh Kementerian/Lembaga (K/L) ada juga proyek infrastruktur yang dikerjakan oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Menurut Menteri Koordinator (Menko) bidang perekonomian Darmin Nasution mengatakan, hal ini akan memberikan alternatif pembiayaan bagi BUMN.

Sekadar informasi, dalam catatan KONTAN, pemerintah dalam RPJMN 2015- 2019 ingin menggenjot pembangunan infrastruktur secara besar- besaran. Targetnya antara lain, 2.650 jalan, termasuk jalan tol sepanjang 1.000 kilometer. 

Untuk jalur kereta api, sampai 2019 pemerintah menargetkan bisa membangun jalur sepanjang 3.258 kilometer. Untuk waduk, ditargetkan bisa bangun 49 waduk pada periode tersebut.

Total kebutuhan yang diperlukan untuk membangun infrastruktur tersebut mencapai sekitar Rp 5.000 triliun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×