kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.770.000   11.000   0,40%
  • USD/IDR 18.045   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.679   -160,98   -2,76%
  • KOMPAS100 750   -21,20   -2,75%
  • LQ45 566   -14,52   -2,50%
  • ISSI 199   -4,62   -2,27%
  • IDX30 321   -7,81   -2,38%
  • IDXHIDIV20 397   -10,10   -2,48%
  • IDX80 85   -2,23   -2,55%
  • IDXV30 108   -3,62   -3,25%
  • IDXQ30 104   -2,35   -2,21%

Program sejuta rumah, tiga tahun tercapai 2,4 juta


Senin, 19 Februari 2018 / 13:25 WIB
ILUSTRASI. PROGRAM SEJUTA RUMAH


Reporter: Agus Triyono | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pelaksanaan Program Sejuta Rumah masih belum memenuhi harapan. Walaupun pemerintah melalui Paket Kebijakan Ekonomi XIII sudah berupaya mempermudah dan mempercepat pembangunan rumah agar program tersebut tercapai, upaya tersebut belum membuahkan hasil maksimal.

Terbukti, selama tiga tahun berjalan, rumah terbangun baru 2,4 juta rumah. 

Basuki Hadimuljono, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat merinci, pembangunan rumah tersebut dilakukan pada 2015 sebanyak 699.9570 unit, 2016 sebanyak 881.102 unit, dan 2017 kemarin sebanyak 904.758.

Basuki mengatakan, seretnya pembangunan rumah dalam Program Satu Juta Rumah tersebut salah satunya dipicu oleh ketersediaan lahan, khususnya di perkotaan. "Selain ketersediaan lahan, harga tanah juga sangat tinggi," katanya seperti dikutip dari website Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Senin (19/2).

Untuk mengatasi masalah tersebut, Basuki bilang, pihaknya terus berupaya mendorong pembangunan rumah susun di perkotaan. "Karena harga tanah yang tinggi membuat pengembangan rumah tapak untuk masyarakat berpenghasilan rendah sering dilakukan di pinggiran kota dengan akses transportasi terbatas," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×