kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   -20.000   -0,75%
  • USD/IDR 18.125   38,00   0,21%
  • IDX 6.038   113,48   1,92%
  • KOMPAS100 788   17,25   2,24%
  • LQ45 602   13,12   2,23%
  • ISSI 207   3,32   1,63%
  • IDX30 341   7,10   2,13%
  • IDXHIDIV20 423   9,63   2,33%
  • IDX80 90   2,01   2,29%
  • IDXV30 114   2,10   1,87%
  • IDXQ30 109   1,94   1,81%

Presiden Prabowo Banyak Libatkan TNI, Pengamat Soroti Prinsip Komando


Minggu, 17 Agustus 2025 / 15:34 WIB
Presiden Prabowo Banyak Libatkan TNI, Pengamat Soroti Prinsip Komando
ILUSTRASI. Prajurit TNI AD mengikuti upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas), Gambir, Jakarta, Sabtu (5/10/2024). Sejak dimulainya permintahan Presiden Prabowo Subianto kehadiran tentara di seluruh sektor semakin tampak nyata.Ini terlihat dari sejumlah jabatan strategis di pemerintahan maupun di BUMN diisi kalangan tentara dan pensiunan tentara. ANTARA FOTO/Fauzan/nz


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Putri Werdiningsih

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Sejak dimulainya permintahan Presiden Prabowo Subianto kehadiran tentara di seluruh sektor semakin tampak nyata.Ini terlihat dari sejumlah jabatan strategis di pemerintahan maupun di BUMN diisi kalangan tentara dan pensiunan tentara.

Misalnya, pada program ketahanan pangan food estate, di program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga pengamanan kantor Kejaksaan Agung (Kejagung).

Menanggapi hal ini, Pengamat Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda mengatakan, Prabowo sangat mengandalkan alumni dari dua institusi, yakni alumni Taruna Nusantara (Tarnus) dan akademi militer.

“Keduanya sama-sama memegang prinsip komando. Sedangkan Prabowo selalu katakan program prioritas Prabowo harus berjalan. Ketika ada unsur militer, maka tidak bisa menolak keinginan panglima tertinggi Prabowo,” ujarnya kepada KONTAN, Sabtu (16/8/2025).

Baca Juga: Banyak Satuan Baru di TNI, Cek Rincian Gaji Tentara Sesuai Gaji & Golongan 20265

Di samping itu, Nailul mengungkapkan bahwa Prabowo dirasa juga perlu memberikan posisi bagi anggota yang dinilai taat kepada perintahnya selama bertugas. Menurutnya, ini yang membuat banyaknya posisi strategis diisi oleh kalangan militer.

“Maka dari itu, banyak unsur militer di jabatan negara termasuk jabatan sipil. Hal tersebut bukan hal yang baik bagi pemerintahan. Segala kebijakan harus berdasarkan pada perencanaan yang baik, bukan asal ‘Siap Ndan’,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×