kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.915   45,00   0,25%
  • IDX 5.662   -158,96   -2,73%
  • KOMPAS100 731   -21,13   -2,81%
  • LQ45 557   -15,85   -2,77%
  • ISSI 196   -4,87   -2,42%
  • IDX30 317   -8,35   -2,57%
  • IDXHIDIV20 392   -9,38   -2,34%
  • IDX80 83   -2,44   -2,85%
  • IDXV30 106   -1,97   -1,82%
  • IDXQ30 103   -2,28   -2,17%

Presiden: Petani pasti menolak impor beras


Minggu, 27 September 2015 / 13:14 WIB


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KARAWANG. Presiden Jokowi mengatakan, pemerintah berkewajiban memastikan cadangan beras nasional aman sampai tahun depan. Untuk itu, saat ini, pemerintah masih melakukan perhitungan yang teliti terkait ketersediaan beras.

Kendati begitu, Jokowi enggan menegaskan apakah pemerintah perlu melakukan impor. Ia menilai impor membuat petani tidak semangat menanam padi. "Petani pasti menolak impor," ujar Jokowi saat Panen Padi Varietas IPB 3 S di Karawang, Minggu (27/9).

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan sampai sekarang belum ada impor. Padahal El Nino tahun ini lebih kuat dari tahun 1998 yang waktu itu Indonesia mengimpor beras 7.71 juta ton. Padahal penduduk Indonesia jauh lebih sedikit dibandingkan tahun 2015. "Ini semua berkat upaya keras Kemtan atas arahan presiden," ujar Amran.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×