kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   -20.000   -0,75%
  • USD/IDR 18.125   38,00   0,21%
  • IDX 6.038   113,48   1,92%
  • KOMPAS100 788   17,25   2,24%
  • LQ45 602   13,12   2,23%
  • ISSI 207   3,32   1,63%
  • IDX30 341   7,10   2,13%
  • IDXHIDIV20 423   9,63   2,33%
  • IDX80 90   2,01   2,29%
  • IDXV30 114   2,10   1,87%
  • IDXQ30 109   1,94   1,81%

Presiden Jokowi angkat bicara soal keterpurukan rupiah


Rabu, 05 September 2018 / 09:49 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah masih belum beranjak dari level Rp 14.900 per dollar AS. Mengutip data Bloomberg, pagi ini pukul 09.15, rupiah di pasar spot berada di level 14.962 per dollar AS.

Terkait pelemahan rupiah, Presiden Joko Widodo akhirnya angkat bicara. Dia mengatakan, saat ini pemerintah terus melakukan koordinasi di sektor fiskal dan moneter untuk mengatasi pelemahan rupiah terhadap dollar AS.

Menurutnya hal itu merupakan kunci utama untuk menstabilkan nilai tukar. "Kunci (koordinasi) itu ada dua, di investasi yang harus meningkat dan ekspor yang harus meningkat juga," katanya di Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (5/9).

Keduanya dinilai bisa menyelesaikan defisit transaksi berjalan. "Kalau ini selesai, itu akan menyelesaikan semuanya," tambah Presiden.

Bahkan untuk hal ini, dirinya telah memberikan target kepada para menterinya agar dalam satu tahun bisa menyelesaikan defisit transaksi berjalan. Adapun langkah-langkah yang sudah dilakukan pemerintah untuk hal tersebut di antaranya penerapan B20 yang sudah mulai berjalan per bulan ini.

Presiden berpendapat, hal ini bisa mengurangi impor minyak. "Perkiraan kita bisa hemat US$ 5-6 miliar. Kemudian kalau CPO kita pakai sendiri untuk B-20 maka suplai ke pasar turun, sehingga kami harapkan harga CPO juga naik. Ini sudah merangkak naik," jelas dia.

Kedua, peningkatan muatan lokal (TKDN) di proyek-proyek pemerintah. Bahkan, kata Presiden hal ini akan juga disampaikan kepada swasta agar lokal konten diperhatikan. "Kalau kita bisa pakai semuanya komponen dalam negeri akan ada penghematan US$ 2-3 miliar," kata Presiden.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×