kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.619   66,00   0,38%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Presiden bagikan 3.000 sertifikat tanah di Kabupaten Bogor


Sabtu, 01 Desember 2018 / 10:30 WIB
ILUSTRASI. PENYERAHAN SERTIFIKAT TANAH UNTUK RAKYAT


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID - BOGOR. Presiden Joko Widodo menargetkan akhir tahun ini pemerintah bisa membagikan sertifikat tanah sebesar 1.270.188 bidang di Provinsi Jawa Barat.

Hal itu ia sampaikan saat penyerahan sertifikat tanah di Gedung Kesenian dan Olah Raga, Kabupaten Bogor, Sabtu pagi (1/12) pukul 09.00 WIB. Dalam hal ini Presiden membagikan 3.000 dari 8.750 sertifikat dari yang didaftarkan.

Adapun pembagian kali ini berasal dari empat kecamatan yakni, Kec. Cigudeg 750 bidang, Kec. Jasinga 375 bidang, Kec. Ciseeng 1.500 bidang, dan Kec. Gunung Sindur 375 bidang.

Dengan setelan hitam putih Presiden memberikan sambutan di depan para penerima sertifikat. "Coba diangkat sertifikatnya tinggi-tinggi, mau saya hitung apa betul 3.000," katanya.

Kemudian Presiden kembali mengungkapkan alasan pemerintah terus mendorong percepatan pemberian sertifikat hak atas tanah untuk rakyat ini, yaitu banyaknya keluhan masyarakat di seluruh daerah terkait sengketa lahan.

Dengan adanya sertifikat, maka masyarakat memiliki status hak hukum atas tanah yang pasti. "Oleh sebab itu saya perintahkan kepada Menteri sejak 2016. Lalu 2017 dimulai. Biasanya 500.000 (sertifikat dibagikan) per tahun di seluruh Tanah Air, tetapi tahun lalu dibagikan 5 juta, tahun ini 7 juta, dan tahun depan 9 juta sertifikat," kata Presiden.

Maka itu ia menargetkan akhir tahun ini pemerintah bisa membagikan sertifikat tanah sebesar 1.270.188 bidang di Provinsi Jawa Barat. Pun Kepada ribuan penerima sertifikat, Presiden berpesan agar mereka menjaga sertifikatnya dengan baik.

Tidak hanya itu, ia pun berpesan agar masyarakat berhati-hati dan berhitung terlebih dahulu jika ingin menjadikan sertifikatnya sebagai agunan untuk meminjam uang ke bank. Adapun, permasalahan ini diungkapkan Presiden akan dirampungkan seluruhnya pada 2023.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×