kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Praperadilan mantan bos Lippo Cikarang (LPCK) ditolak


Selasa, 14 Januari 2020 / 14:16 WIB
ILUSTRASI. Mantan Presiden Direktur Lippo Cikarang Bartholomeus Toto resmi ditetapkan sebagai tersangka


Sumber: Kompas.com | Editor: Anna Suci Perwitasari

Saat itu perusahaan yang memiliki kode emiten LPCK ini membutuhkan sejumlah izin untuk membangun kawasan Meikarta. Salah satu izin yang harus dilengkapi yakni IPPT. Demi memuluskan perizinan itu, Bartholomeus bersama sejumlah pegawai LPCK bertemu dengan Neneng dalam rangka pendekatan. Neneng menyanggupi serta meminta pihak LPCK  berkomunikasi dengan orang dekatnya. 

Bartholomeus pun menyanggupi ketika dimintai sejumlah uang untuk memuluskan pengurusan izin. Satu bulan kemudian, Neneng menandatangani IPPT dengan luas kurang lebih 846.356 meter persegi untuk pembangunan komersial kepada LPCK. 

Setelah izin keluar, pegawai Lippo Cikarang atas persetujuan Bartholomeus, menerima uang sebesar Rp 10,5 miliar dari LPCK di helipad perusahaan. Uang itulah yang akhirnya diserahkan kepada Neneng. (Achmad Nasrudin Yahya)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Praperadilan Ditolak, Status Tersangka Eks Bos Lippo Cikarang Sah", .

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×