kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.541   11,00   0,06%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Prabowo Targetkan Pendapatan Negara Mencapai Rp 3.147,7 Triliun dalam RAPBN 2026


Jumat, 15 Agustus 2025 / 16:07 WIB
Prabowo Targetkan Pendapatan Negara Mencapai Rp 3.147,7 Triliun dalam RAPBN 2026
ILUSTRASI. Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR - DPD RI 2025 di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta (15/8/2025).


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto menargetkan pendapatan negara dalam rancangan anggaran pendapatan dan belanja negara (RAPBN) 2026 mencapai Rp 3.147,7 triliun.

Angka ini meningkat 9,84% jika dibandingkan dengan outlook APBN 2025 sebesar Rp 2.865,5 triliun.

Prabowo mengatakan bahwa penerimaan negara akan terus ditingkatkan dengan tetap melindungi iklim investasi dan berkelanjutan bagi dunia usaha.

Baca Juga: Prabowo Patok Defisit Ditekan Jadi 2,48% dari PDB dalam RAPBN 2026

"Insentif fiskal tetap diberikan secara terarah dan terukur untuk mendukung aktivitas ekonomi strategis," ujar Prabowo dalam acara Penyampaian Pengantar Pemerintah atas RUU APBN 2025 beserta Nota Keuangan, Jumat (15/8).

Di sisi lain, pengelolaan sumber daya alam (SDA) akan terus diperkuat untuk digunakan sebesar-besarnya kepentingan rakyat.

Prabowo berjanji akan menutup segala kebocoran yang merugikan negara.

Baca Juga: Prabowo: Kekayaan Negara Harus Dikelola untuk Kemakmuran Rakyat, Stop ‘Serakahnomics’

"Kita harus bertekad menghilangkan kebocoran, menekan segala bentuk kebocoran dan untuk itu saya minta dukungan seluruh kekuatan politik yang ada di Indonesia," ujarnya.

Sementara itu, belanja negara ditargetkan pada kisaran Rp 3.786,5 triliun serta defisit pada kisaran Rp 638,8 triliun atau 2,48% Produk Domestik Bruto (PDB).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×