kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.042.000   -45.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.916   25,00   0,15%
  • IDX 7.362   -27,28   -0,37%
  • KOMPAS100 1.021   -6,48   -0,63%
  • LQ45 751   -1,06   -0,14%
  • ISSI 259   -0,96   -0,37%
  • IDX30 401   1,72   0,43%
  • IDXHIDIV20 497   5,73   1,17%
  • IDX80 115   -0,59   -0,51%
  • IDXV30 134   1,20   0,90%
  • IDXQ30 129   0,61   0,48%

Prabowo Siapkan Inpres Penyelamatan Populasi dan Habitat Gajah Sumatera dan Borneo


Kamis, 12 Maret 2026 / 16:28 WIB
Prabowo Siapkan Inpres Penyelamatan Populasi dan Habitat Gajah Sumatera dan Borneo
ILUSTRASI. Wisatawan memandikan gajah di Tangkahan, Langkat, Sumatra Utara (KONTAN/Lamgiat Siringoringo)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto berencana mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) tentang penyelamatan polulasi dan habitat gajah Sumatra dan gajah Borneo.

Hal ini disampaikan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni usai melakukan rapat terbatas dengan Presiden di Istana Kepresidenan, Kamis (12/3/2026).

Ia menjelaskan, alasan dibuatnya Inpres penyelamatan populasi dan habitat gajah Sumatra. Tercatat secara saintifik dahulu ada 42 kantong gajah di Indonesia. Namun saat ini tinggal 21 saja.

Kantong gajah adalah habitat asli, seringkali di luar kawasan konservasi resmi, yang menjadi tempat berlindung dan jelajah populasi gajah Sumatra.

Baca Juga: Prabowo Temui Raja Charles III di Lanchaster House, Bahas Konservasi Gajah

“Kalau tidak ada intervensi yang serius oleh pemerintah, maka kerusakan kantong-kantong gajah ini adalah sebuah keniscayaan, dan oleh karena itu populasi gajah sebagai salah satu satwa yang dilindungi dan merupakan spesies yang ikonik di Indonesia, tidak menutup kemungkinan akan punah,” tutur Raja Juli.

Melihat kondisi tersebut, menyelamatkan populasi dan habitat gajah Sumatra sekaligus gajah Kalimantan sebenarnya menjadi penting.

Ia juga memberikan, Inpres ini akan memberikan perintah kepada menteri terkait agar membantu Kementerian Kehutanan dalam menyelamatkan populasi gajah ini.

Sebagai contoh, pada Hak Guna Usaha (HGU) yang telah terbit untuk perkebunan sawit di Sumatra akan dibentuk area preservasi. Area preservasi tersebut merupakan wilayah yang memungkinkan adanya koridor gajah antarkantong habitat, sehingga gajah dapat bergerak dari satu kantong ke kantong lainnya. Menurutnya, hal ini sangat penting untuk menjaga kelangsungan pergerakan satwa tersebut.

Baca Juga: Prabowo Akan Temui Raja Charles III, Bahas Konservasi Gajah Hari Ini

Ia menjelaskan bahwa di dalam kantong habitat gajah yang berjumlah 21 itu juga terjadi fragmentasi. Karena itu, pihaknya akan membuat koridor di dalam kantong tersebut agar daya jelajah gajah menjadi lebih luas dan kesejahteraan satwa lebih terjaga, sekaligus mencegah terjadinya inbreeding.

Raja Juli menambahkan bahwa jika kantong habitat terpecah-pecah, gajah berpotensi kawin dengan sesama kerabat, yang dapat berdampak buruk terhadap populasi gajah di Sumatera maupun Kalimantan.

Lebih lanjut, ia juga mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo telah menyerahkan Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) miliknya untuk kepentingan konservasi. Hal tersebut sebelumnya telah diumumkan di Aceh dan kembali ditegaskan saat Presiden Prabowo bertemu dengan Raja Charles di Inggris.

Ia mengatakan bahwa awalnya Raja Charles meminta lahan seluas 10.000 hektare, namun Presiden Prabowo menyerahkan 20.000 hektare dan kini bahkan mencapai 90.000 hektare yang seluruhnya diperuntukkan bagi perlindungan habitat gajah di Sumatra.

Baca Juga: PSI Targetkan Jawa Tengah Sebagai Kandang Gajah, Ini Respon PDI Perjuangan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×