kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.534   34,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Prabowo didukung guru besar dan cendekiawan


Rabu, 02 April 2014 / 13:37 WIB
ILUSTRASI. Film The Good Nurse, merupakan film thriller penuh misteri dan teka teki yang ungkap investigasi sederet kematian misterius di rumah sakit.


Sumber: Kompas.com | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Sejumlah guru besar dari berbagai universitas dan cendekiawan mendukung Prabowo Subianto sebagai bakal calon presiden RI periode 2014-2019. Dukungan itu dideklarasikan di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Rabu (2/4/2014).

"Kami tertarik dengan gagasan Pak Prabowo dan juga hanya Prabowo yang menjalin kontak dengan para akademisi," kata Guru Besar Emiritus Universitas Padjadjaran, Yuyun Wirasasmita.

Dalam acara itu, Prabowo hadir dan turut menyaksikan deklarasi. Ada beberapa amanat dari para guru besar dan cendekiawan untuk Prabowo yang menjadi bakal calon presiden dari Partai Gerindra.

Para guru besar dan cendekiawan meminta Prabowo menjalankan amanat Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsisten. Selain itu, Prabowo juga diminta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika.

Selanjutnya, Prabowo diminta bersungguh-sungguh menjalankan program ekonomi kerakyatan, membangun kemandirian bangsa di bidang politik, ekonomi, dan budaya. Isu pemberantasan korupsi juga menjadi pesan utama dari para guru besar untuk mantan Danjen Kopassus itu.

"Ini aspirasi untuk mewujudkan Indonesia yang maju dan berkeadilan. Untuk melaksanakannya, kami memberi amanah kepada Prabowo untuk memimpin Indonesia periode 2014-2019," ujar Yuyun, mantan Rektor Universitas Padjajaran periode 1983-1990 tersebut.

Seperti diberitakan, kepastian pencapresan masih menunggu hasil pemilu legislatif 9 April nanti. Pasalnya, ada syarat ambang batas pengusungan capres-cawapres seperti diatur dalam UU Pilpres. Prabowo berdasarkan hasil survei berbagai lembaga survei menjadi calon kuat di pilpres, tetapi ia masih di bawah Joko Widodo. (Indra Akuntono)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×